Terkendala pembebasan lahan, Tol Solo-Ngawi baru selesai Maret 2018
Selain pembebasan lahan, saat ini proyek tol Soker ruas Solo-Ngawi juga memasuki tahap finishing berupa pemberian marka jalan, rambu lalu lintas dan sebagainya.
Pengerjaan proyek jalan tol Solo-Ngawi sepanjang 90 kilometer hampir rampung. Pengerjaan proyek yang menjadi bagian dari tol Solo-Kertosono ini sudah mencapai 95 persen. Diperkirakan akhir Maret 2018 ini, tol yang melintasi Kabinet Boyolali, Karanganyar, Sragen dan Ngawi ini selesai dikerjakan.
Direktur Utama PT SNJ, David Wijayatno mengungkapkan, penyelesaian tol Solo-Ngawi masih sedikit terhambat masalah pembebasan lahan. Menurut dia, masih ada sekitar 20 oprit overpass (timbunan taman untuk overpass) yang belum clear. Sehingga proyek tol sisi barat ini belum bisa diselesaikan.
"Masih ada 20 oprit overpass (timbunan taman untuk overpass) yang belum clear. Pembebasan lahan akan dikebut sehingga bisa selesai secepatnya," ujar David kepada wartawan disela sosialisasi tol Soker, Minggu (4/2).
Dia menyampaikan, jika dalam minggu ini pembebasan lahan bisa diselesaikan, dalam satu atau satu setengah bulan proyek tol Soker bisa rampung 100 persen. Dia menyebut, pembebasan lahan untuk oprit itu yang belum selesai mulai dari pintu Ngasem sampai dengan Ngawi.
David menambahkan, selain pembebasan lahan, saat ini proyek tol Soker ruas Solo-Ngawi juga memasuki tahap finishing berupa pemberian marka jalan, rambu lalu lintas dan sebagainya.
"Kalau untuk main roadnya sudah atau siap. Kita juga menyiapkan 8 tempat istirahat untuk pengguna jalan. Ada tempat berkapasitas 100 kendaraan dan tempat istirahat kecil dengan kapasitas 25 kendaraan. Penempatannya di kilometer 26 Masaran dan kilometer 82 di Ngawi dan kita lengkapi dengan top up uang elektronik atau non tunai," pungkas David.
Baca juga:
Jalan Tol Kunciran-Cengkareng akan mudahkan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta
Berpotensi macet, pengguna tol diimbau hindari ruas Cikampek mulai jam 21.00 WIB
BPJT siap uji lajur khusus angkutan umum di jalan tol
Mulai 30 Januari, gerbang tol Pasteur arah Jakarta pindah ke Simpang Susun Baros
Peresmian jalan tol Solo-Kertosono mundur ke April 2018