Terima 5,2 Juta Peserta, Kartu Prakerja Telah Cairkan Anggaran Rp7,3 T
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, program Kartu Prakerja telah memasuki gelombang (batch) ke-21. Saat ini program peningkatan kapasitas ini tengah diikuti 754.000 peserta.
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, program Kartu Prakerja telah memasuki gelombang (batch) ke-21. Saat ini program peningkatan kapasitas ini tengah diikuti 754.000 peserta.
"Ini sudah mulai batch ke-21 dengan peserta 754.000 orang," kata Menko Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (20/9).
Sepanjang tahun 2021, sudah ada 5,2 juta peserta yang diterima pada program Kartu Prakerja. Dari jumlah tersebut terdapat 3,8 juta peserta yang telah mendapatkan insentif.
"Sepanjang tahun 2021 dari gelombang 12-20 ini sudah ada 5,2 juta yang diterima dan 3,8 juta mendapatkan insentif," kata dia.
Sehingga, total penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk program ini sebesar Rp 7,3 triliun.
Bansos Lainnya
Sementara itu untuk program DIPA Bantuan Sosial Upah (BSU) yang telah dicairkan sebanyak Rp 8,8 triliun. Dana tersebut telah dibagikan kepada 4,61 pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta.
"Dipa BSU Rp 8,8 triliun sudah dicairkan kepada 4,61 juta pekerja dengan anggaran Rp 1 juta per orang," kata dia.
Sedangkan Banpres Produktif UMKM telah terealisasi sebesar Rp 15,25 triliun. Dana tersebut dibagikan kepada 12,71 pelaku usaha mikro.
"Banpres produktif UMKM realisasinya Rp 15,25 triliun untuk 12,71 pelaku usaha mikro atau 99,3 persen dari total anggaran," kata dia mengakhiri.
(mdk/bim)