LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tembus Pasar Global, Pertanian Indonesia Perlukan Modernisasi

Pertanian merupakan sektor ekonomi utama di negara-negara berkembang. Peran atau kontribusi sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi suatu negara menduduki posisi penting sekali, tak terkecuali Indonesia.

2022-02-16 11:25:23
pertanian
Advertisement

Pertanian merupakan sektor ekonomi utama di negara-negara berkembang. Peran atau kontribusi sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi suatu negara menduduki posisi penting sekali, tak terkecuali Indonesia.

Di tengah serangan Varian Omicron yang kembali melanda dunia, sektor pertanian menjadi isu penting sebagai penopang ketahanan pangan nasional. Pertanian merupakan sektor penopang ketahanan pangan (food security) yang akan krusial di kala krisis ekonomi.

Hal ini tidak semata hanya karena untuk bertahan hidup melainkan juga perihal asupan gizi masyarakat. Krisis moneter 1997 hingga 1998 meninggalkan generasi yang mengalami stunting cukup parah di kalangan anak-anak dan ini mempunyai dampak permanen.

Advertisement

"Dibutuhkan terobosan baru melalui advokasi, pendampingan, edukasi, dan tata ara pertanian modern, sehingga dapat bersaing di pasar nasional dan internasional," Sekjen Komunitas Mari Bertani Indonesia (KOMBARSI) Yusuf Habibi, Jakarta, Rabu (16/2).

Perhatian Sektor Pertanian Perlu Ditingkatkan

Terdapat dua pertimbangan ekstra yang membuat urgensi dalam sektor pertanian meningkat. Pertama, perdagangan Internasional, termasuk sektor pertanian sedang terganggu. Beberapa negara melakukan restriksi ekspor produk pertanian.

Advertisement

Hal tersebut membuat sistem produksi pertanian dalam negeri menjadi krusial. Selain itu, pandemi covid-19 masih belum menunjukkan kepastian kapan berakhir, sehingga pecabutan restriksi sosial atau PPKM bisa saja akan tertunda.

Tim epidemiolog Universitas Harvard mengajukan kemungkinan diperlukannya penerapan strategi restriksi sosial secara intermiten sampai tahun 2022 untuk menghindari ledakan ulang kasus Covid-19.

"Kita harus menghindari krisis Covid-19 berubah menjadi krisis pangan. Urgensi yang kedua, adalah kemiskinan yang intensitasnya tinggi di pedesaan," kata Yusuf.

Oleh karena itu mempertahankan aktivitas ekonomi pedesaan menjadi relevan agar peningkatan angka kemiskinan dapat diredam. Dia berharap peran lebih pemerintah terhadap sektor pertanian di tengah ancaman kekeringan yang lebih parah dibandingkan biasanya agar risiko ambruknya sektor pertanian diluar dampak pandemi Covid-19 tidak terjadi.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.