Tekan kecelakaan, polisi minta KemenPU tingkatkan kualitas jalan
Tekan kecelakaan, polisi minta KemenPU tingkatkan kualitas jalan. Tomex pun meminta KemenPU turut memberi perhatian lebih pada titik-titik rawan kecelakaan, salah satunya tanjakan Nagrek, Garut, Jawa Barat. Menhub Budi turut meminta rambu-rambu lalu lintas diperbanyak di sejumlah titik jalan.
Kepolisian meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) untuk melakukan pembenahan demi menjaga kelancaran arus mudik dan balik yang terjadi tiap tahun. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas jalan.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Tomex Kurniawan, meminta KemenPU untuk memperhatikan sungguh kesiapan infrastruktur, terutama jalan. Dia pun meminta KemenPU turut memberi perhatian lebih pada titik-titik rawan kecelakaan, salah satunya tanjakan Nagrek, Garut, Jawa Barat.
"Nagrek itu sangat riskan. Ke depan, saran, perbaikan kondisi jalan dan jalan alternatif," ungkapnya dari Pos Pantauan operasi Ramadniya 2017, Cikopo, Jawa Barat, Selasa (27/6) malam.
Sementara itu, Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Bakarudin meminta pemerintah menjadikan peristiwa kecelakaan Bus Rosalia Indah di Jalan Raya Karangreja Dukuh Bayeman Deda Tlahab Lor Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, Sabtu (24/6), sebagai pelajaran untuk mulai berbenah.
Berkaca dari kecelakaan yang menewaskan 4 orang dan 36 orang luka-luka tersebut, dia meminta pemerintah untuk juga memperhatikan sopir bus. Harus dipastikan sebelumnya bahwa sopir mengenal betul daerah yang akan dia lewati.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meminta petugas di pos-pos pantauan agar memperhatikan arus kendaraan di jalur-jalur darurat. Selain itu juga memperbanyak rambu-rambu lalu lintas.
"Jalan darurat, kita harus akui belum maksimal. Karena kecepatannya empat puluh kilometer per jam. Tolong juga agar rambu-rambu lalu lintas diperbanyak," tukas Menteri Budi.
Baca juga:
Sulit dapat tiket KA, pemudik ngaku rela antre hingga dua malam
Puncak arus balik via Pelabuhan Bakauheni-Merak diprediksi H+5
H+3 Lebaran, 5.000 pemudik berangkat dari Stasiun Senen
Tinjau Tanjung Priuk, Kemenhub tanya penumpang fasilitas dalam kapal
Kemenhub minta syahbandar pantau kapal melebihi kapasitas pemudik
Kemenhub sebut jalur laut kurang dilirik pemudik
Kemenhub ingatkan pemudik, truk kembali beroperasi 30 Juni