LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tekan defisit transaksi berjalan, pemerintah genjot ekspor batubara hingga perkebunan

Menko Darmin mengatakan, Presiden Jokowi meminta dalam dua hari ke depan para menteri dapat merampungkan daftar ekspor yang dapat digenjot untuk mendorong kenaikan devisa. Beberapa sektor yang ditugaskan yaitu perdagangan, perindustrian serta energi dan sumber daya mineral.

2018-09-04 12:28:12
Kemenko Perekonomian
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas mengenai upaya penurunan defisit transaksi berjalan (current account deficit). Salah satu yang dibahas dalam ratas tersebut adalah upaya peningkatan ekspor.

Menko Darmin mengatakan, Presiden Jokowi meminta dalam dua hari ke depan para menteri dapat merampungkan daftar ekspor yang dapat digenjot untuk mendorong kenaikan devisa. Beberapa sektor yang ditugaskan yaitu perdagangan, perindustrian serta energi dan sumber daya mineral.

"Artinya itu penugasan ke Mendag Menperin, Menteri ESDM, untuk membuat rincian dari rencana penindakan ekspor dengan matrix komoditi apa tujuannya apa ya. Mereka minta diberi waktu dua harian. Jadi kita sudah punya daftarnya itu dalam beberapa hari ke depan," jelas Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Selasa (4/9).

Advertisement

Menko Darmin tidak merinci satu per satu barang atau komoditi yang akan digenjot untuk ekspor. Namun demikian, ada beberapa komoditi termasuk batu bara, perkebunan dan sektor manufaktur dipertimbangkan masuk dalam daftar tersebut.

"Yang namanya tambang kan ada batubara ya. Kan kemudian ada di SDA yang lain yang menyangkut perkebunan juga ada. Kemudian yang menyangkut industri ada juga manufaktur makanya saya bilang yang ditugaskan Mendag, Menperin, Menteri pariwisata dan ESDM," jelasnya.

Selain mendorong kenaikan ekspor, pemerintah juga akan mengevaluasi berbagai kebutuhan impor yang tidak terlalu dibutuhkan dalam jangka pendek. Evaluasi komoditi impor ini masih dalam penanganan Kementerian Keuangan. "(Komoditasnya) Itu kemenkeu yang selesaikan," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
Penjelasan Menko Darmin soal sanksi bagi pengusaha tak bawa DHE ke RI
Jack Ma siap bantu Indonesia genjot ekspor lewat e-commerce
Rupiah melemah tajam, pemerintah diminta kebut realisasikan perjanjian dagang bebas
DPR pertanyakan carut marut validitas data ekspor jagung
Implementasi industri 4.0 dongkrak ekspor makanan dan minuman 4 kali lipat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.