Tekan defisit, Kemendag ingin waralaba Indonesia ekspansi keluar negeri
Kementerian Perdagangan aktif mengenalkan bisnis waralaba Indonesia, terutama bagi kelompok Indonesia diaspora yang ada di luar negeri.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti menyebut bahwa bisnis waralaba bisa menjadi salah satu sektor yang dapat membantu mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia.
Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan mendorong agar industri waralaba dapat terus melebarkan sayap hingga dapat menguasai pasar domestik dan merambah pasar luar negeri.
"Harapan kami ekspor Indonesia tidak hanya komoditas, tapi perusahaan waralaba Indonesia melakukan ekspansi perusahaannya, membuka gerai di luar negeri, baik modal sendiri maupun kerja sama dengan investor dari negara itu sendiri," kata dia, di acara pameran bisnis waralaba 'The Biggest Expo 2018', di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (5/10).
"Pesan saya, saat ini kita sedang mengalami defisit neraca perdagangan, kalau bisa jangan mereka yang masuk ke kita, tapi kita yang keluar," lanjut dia.
Kementerian Perdagangan katanya juga aktif mengenalkan bisnis waralaba Indonesia, terutama bagi kelompok Indonesia diaspora yang ada di luar negeri.
"Misalnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang ada di Jepang, Korea, Hong Kong, akan kami kenalkan waralaba yang ada di Indonesia sehingga ketika mereka kembali, mereka punya kegiatan bisnis yang dapat diduplikasi dengan mudahnya, karena waralaba ini sistem yang dilihat," jelas Tjahya.
Dalam pandangannya, bisnis waralaba masih punya potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang besar, menjadi salah satu peluang pasar yang dapat digarap.
"Indonesia saat ini terdapat 550 badan usaha waralaba dengan dengan total nilai produk barang dan jasa mencapai USD 17,2 miliar," tandasnya.
Baca juga:
Pameran waralaba kembali digelar, Kadin harap bisa dorong penciptaan lapangan kerja
Siapa paling banyak dikunjungi, Restoran Padang, McDonald atau KFC?
Pemerintah Jokowi bakal perlonggar aturan bisnis waralaba
FamilyMart ciptakan aplikasi sebar info lokasi gerai hingga diskon produk
Kunci sukses mahasiswa Malang bisnis Thai Tea hingga beromzet Rp 65 juta per bulan
Target miliki 120 toko, FamilyMart caplok gerai bekas Starmart dan 7-Eleven