Taspen Incar 338.000 Pegawai PPPK Jadi Nasabah Baru di 2019
Hingga akhir tahun 2018, total peserta Taspen mencapai 6,6 juta orang. Jumlah ini terdiri 4 juta peserta dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif dan 2,62 juta peserta dari pensiunan.
PT Taspen (Persero) menargetkan tambahan 338.000 peserta baru di tahun 2019. Jumlah ini berasal dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang direkrut pemerintah pada tahun ini.
"Di 2019 ada rekrutmen PPPK dari pemerintah, kami menargetkan peserta baru dari PPPK sebanyak 338,39 ribu," kata Direktur Perencanaan, Kepatuhan, dan Aktuaria PT Taspen, Dodi Susanto di kantornya, di Kantor Taspen, Jakarta, Kamis (14/2).
Hingga akhir tahun 2018, total peserta Taspen mencapai 6,6 juta orang. Jumlah ini terdiri 4 juta peserta dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif dan 2,62 juta peserta dari pensiunan.
Menurut Dodi, nantinya premi dari PPPK dipukul rata sebesar 0,96 persen dari Upah Minimal Regional (UMR) setempat, sama seperti premi yang dikenakan untuk PNS. "Penghasilan P3K ini memang bervariasi, tapi yang paling adil preminya adalah sebesar 0,96 persen dari UMR," paparnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Taspen, Iqbal Latanro, menjelaskan bahwa PPPK akan terdaftar sebagai peserta program Tunjangan Hari Tua (THT).
"Mereka ikut THT, jadi uang akan cair saat kontrak habis. Tapi mereka yang kontrak habis tidak ada uang pensiun," tutup Iqbal.
Baca juga:
Jurus Taspen Kejar Target Laba Rp 325 Miliar di 2019
Laba Taspen Anjlok 62 Persen Jadi Hanya Rp 271,55 Miliar
Taspen Tambah Kepemilikan Saham di Bank Mantap Menjadi 48,41 Persen
Ini Rencana Belanja 2019 Bank Mantap Usai Dapat Suntikan Rp 500 Miliar
Dapat Kucuran Dana Rp 500 M, Bank Mantap Bakal Maksimalkan Potensi Pasar
Ini Daftar 10 BUMN Pemilik Utang Terbesar