Target miliki 120 toko, FamilyMart caplok gerai bekas Starmart dan 7-Eleven
Chief Executive Officer FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandran, mengatakan untuk tahun ini pihaknya tengah fokus membuka toko di kawasan Segitiga Emas Jakarta atau area sentra bisnis ibukota. Rencananya sekitar lebih dari 50 persen toko, dan sebagian terletak di daerah perkantoran.
Chief Executive Officer FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandran, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan penambahan gerai. Tahun ini pihaknya menargetkan kepemilikan 120 toko.
Dia mengatakan untuk tahun ini, pihaknya tengah fokus membuka toko di kawasan Segitiga Emas Jakarta atau area sentra bisnis ibukota. Rencananya sekitar lebih dari 50 persen toko, dan sebagian terletak di daerah perkantoran.
"Tahun ini kita targetkan 120 toko. Sudah 100, tambah 20 lagi," di Grand Rubina, Jakarta, Selasa (3/7).
Dia menjelaskan, Untuk menggenapi toko hingga 120 toko, FamilyMart telah mengambil alih sejumlah toko gerai waralaba yang sebelumnya sudah menutup operasionalnya di Indonesia seperti Starmart dan Seven Eleven.
"Kami take over sebanyak 49 toko Starmart dan 13 toko Seven Eleven," kata dia.
Selain melakukan ekspansi bisnis di wilayah Jabodetabek, FamilyMart juga akan melakukan ekspansi ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Surabaya, dan Bali. Meskipun demikian dia enggan membeberkan berapa nilai investasi yang bakal dikeluarkan untuk ekspansi bisnis tersebut.
"Tahun depan kita akan 50 sampai 100 toko. Kita juga akan buka di beberapa kota besar, Bali, Surabaya, Bandung," tandasnya.
Baca juga:
FamilyMart target miliki 120 gerai hingga akhir 2018
Belasan ritel modern yang terancam ditutup mulai urus perpanjangan izin
Alfamart buka 800 gerai baru tahun ini
Inspiratif, perusahaan waralaba besar Indonesia ini dibangun dari nol
Meitea, sensasi baru rasa teh bercampur keju
Truemoney luncurkan layanan baru 'Truemoney Pengiriman Uang'
Koperasi Syariah bakal bikin aplikasi 212 Mart