LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Target Kemenkop UKM di 2023, Bangun 250 SPBU Nelayan Hingga Pabrik Minyak Makan Merah

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, ada 7 program prioritas yang ingin di capai pada 2023 mendatang. Salah satunya membangun 250 SPBU Nelayan atau SPBN di beberapa titik di Indonesia.

2022-12-26 12:58:22
Nelayan
Advertisement

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, ada 7 program prioritas yang ingin di capai pada 2023 mendatang. Salah satunya membangun 250 SPBU Nelayan atau SPBN di beberapa titik di Indonesia.

"Kami ingin memperluas (program) Solusi Nelayan tadi, kita bersama dengan Kementerian BUMN, LPDB, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ATR/BPN. Tahun 2023 SPBN untuk koperasi nelayan diperbanyak dengan target 250 lokasi atau 250 koperasi, jumlah ini cukup besar," kata Teten dalam Refleksi 2022 dan Outlook 2023 Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (26/12).

Selain itu, pihaknya juga mendorong realisasi pabrik Minyak Makan Merah (M3) sebagai salah satu cara hilirisasi hasil produksi sawit oleh koperasi petani. "Termasuk minyak makan merah, ini akan kerja sama dengan BPDPKS dan secara mandiri, jadi banyak koperasi petani sawit yang bisa melakukan (pembangunan pabrik minyak makan merah) secara mandiri," tuturnya.

Advertisement

Sementara itu, dari sisi pendataan koperasi dan UMKM, pihaknya menargetkan setidaknya ada 36 juta data secata rinci di 2023 mendatang. Pihaknya mendapat porsi untuk mendata 10 juta UMKM, serta 26 juta sisanya dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Data tunggal ini penting untuk menyusun perencanaan program dan anggaran yang lebih tepat sasaran, apalagi UMKM datanya sangat dinamis," bebernya.

Kemudian, dia juga mengatakan untuk terus mendorong belanja pemerintah sebesar 40 persen untuk produk lokal. Ini sejalan dengan target 1 juta UMKM masuk ke e-catalog.

Advertisement

Dari sisi transformasi digital juga masih akan terus digenjot dengan 24 juta UMKM yang akan menerapkan sistem digital pada 2022 dan pada 2024 akan tercapai target 30 juta UMKM onboarding.

"RUU Perkoperasian tahun 2023 bisa diselesikan dan disahkan untuk menggantikan UU nomor 25 tahun 1992 yang sudah tak relevan lagi. Fokus kami dalam revisi UU koperasi ada 3, perlindungan anggota koperasi, inovasi kelembagaan koperasi, dan ekosistem perkoperasian," kata dia.

"Pengawsan terhadap koperasi ini akan kita perkuat supaya akuntabilitas koperasi ini semakin baik, sehingga tonggak kepercayaan masyarakat terhadap koperasi akan makin baik lagi," jelasnya.

Diketahui, 7 program prioritas yang jadi fokusnya di antaranya Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM, Rumah Produksi Bersama, Pengembangan Kewirausahaan Nasional, dan Redesign PLUT-KUMKM. Kemudian, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Koperasi Modern, serta Layanan Rumah Kemasan Bagi Pelaku UMKM.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kemitraan UMKM-BUMN Capai Rp224 M di 2022, Menkop Teten: Ini Masih Kecil
SPBU Nelayan Masih Minim, Hanya Ada 388 SPBU dari 11.000 Kampung Pesisir
Pemerintah Target Ada 50 Wirausaha Baru dari Penyandang Disabilitas di 2023
Ramai Startup PHK Karyawan, Menteri Teten: Mereka Tak Bisa Terus Bakar Uang
Keterlibatan UMKM di Rantai Pasok Global Masih Rendah, Tertinggal dari Vietnam
KUR Klaster Baru Sentuh 1,39 Juta Debitur

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.