LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Target buka 100 gerai baru di 2018, Alfamidi fokus garap daerah pinggiran

Alfamidi menyatakan fokus melakukan ekspansi di daerah pinggiran seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat. Pihaknya menargetkan membuka 100 gerai baru di tahun ini. Dari target tersebut hingga saat ini sudah terealisasi 66 toko baru.

2018-10-23 20:44:22
Bisnis Ritel dan Waralaba
Advertisement

Alfamidi menyatakan fokus melakukan ekspansi di daerah pinggiran seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat. Pihaknya menargetkan membuka 100 gerai baru di tahun ini.

"Saat ini total toko kami di seluruh Indonesia sebanyak 1.529 unit," kata Corporate Communication Manager Alfamidi, Arif Nursandi, seperti dikutip dari Antara di Solo, Selasa (23/10).

Dia mengatakan dari target tersebut hingga saat ini sudah terealisasi 66 toko baru. "Kalau untuk daerahnya, Palu, Sulawesi Tengah masih jadi primadona. Kami ada lebih dari 40 toko di sana yang rusak akibat bencana dan saat ini kami mulai bangun kembali toko baru," katanya.

Advertisement

Menurut dia, penambahan unit juga bukan tanpa kendala mengingat terbentur aturan pembatasan kuota toko modern dan tingginya persaingan dengan toko modern lain.

Dari sisi kinerja, meski tidak menyebutkan target angka, pihaknya optimistis pada tahun ini pendapatan perusahaan akan meningkat seiring dengan penambahan toko baru tersebut.

"Secara kinerja, pada semester satu tahun ini pertumbuhan pendapatan cukup bagus, yaitu tumbuh 10,39 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya, yaitu dari Rp 4,81 triliun menjadi Rp 5,31 triliun secara nasional," katanya.

Advertisement

Sedangkan, dari sisi laba, pada semester I tahun ini ada kenaikan sebesar 56,65 persen dari periode sama tahun lalu, yaitu dari Rp 34,43 miliar menjadi Rp 53,78 miliar. Menurut dia, kontribusi paling besar disumbang oleh makanan dan minuman dengan angka lebih dari 50 persen.

Sementara itu, untuk terus meningkatan pendapatan, pihaknya juga menggenjot sisi penjualan 'fee based income'. Yaitu pendapatan dari pembayaran dari kredit yang dilakukan oleh konsumen melalui Alfamidi. "Saat ini kontribusinya belum besar, secara nasional baru sekitar 10-20 persen. Meski demikian, terus kami genjot agar meningkat," katanya.

Baca juga:
Mengupas gurita bisnis James Riady, tak hanya Meikarta
Pemerintah serahkan ganti rugi minimarket akibat penjarahan ke Pemda Palu
Starbucks tak laku di Benua Biru
Tekan defisit, Kemendag ingin waralaba Indonesia ekspansi keluar negeri
Pameran waralaba kembali digelar, Kadin harap bisa dorong penciptaan lapangan kerja
Cara Alfamidi selamatkan karyawan yang terdampak gempa Palu
Alfamidi prioritaskan keselamatan karyawan dibanding kerugian akibat penjarahan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.