LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tapering Hingga Utang Evergrande Berpotensi Bikin Biaya Impor RI Naik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengatakan dampak dari dinamika global seperti isu tapering di Amerika Serikat, dan Eropa, serta risiko gagal bayar Evergrande dari China, berpotensi meningkatnya biaya impor atau producer price.

2021-10-25 12:30:36
ekspor impor
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengatakan dampak dari dinamika global seperti isu tapering di Amerika Serikat, dan Eropa, serta risiko gagal bayar Evergrande dari China, berpotensi meningkatnya biaya impor atau producer price.

"Kita juga harus mewaspadai meningkatnya produser price yang sekarang ini sudah dialami oleh berbagai produser terutama di sektor manufaktur tentu ini bisa berpotensi kepada inflasi di dalam negeri kita, meskipun sampai hari ini inflasi sangat baik," kata Sri Mulyani dalam APBN Kita Edisi Oktober 2021, Senin (25/10).

Menkeu menjelaskan, isu-isu dinamika global yang ada di negara-negara yang memiliki kemampuan untuk menciptakan kelebihan (spillover), seperti di Amerika serikat, Eropa dan China tetap menjadi perhatian Pemerintah Indonesia, sehingga harus tetap diwaspadai.

Advertisement

"Karena mereka mampu menimbulkan Spillover atau rambatan kepada perekonomian dunia termasuk ke Indonesia. Di Amerika kemungkinan terjadinya tapering atau kenaikan suku bunga dari The FED dan limit yang ditunda sampai Desember tapi tidak berarti mereka telah terjadi kesepakatan politik," katanya.

Misalnya di Eropa, jika terjadi kenaikan inflasi dan harga energi, mereka mungkin juga melakukan tapering seperti Amerika Serikat. Sehingga dampak dari Brexit yang menimbulkan disrupsi di sisi supply akan berdampak pada inflasi negara tersebut dan global.

Kemudian, di China kasus gagal bayar Evergrande meskipun kemarin sudah bisa membayar cicilan utang atau bunganya.

Advertisement

Namun ini belum selesai dan tentu berpotensi perlambatan perekonomian di Tiongkok yang pasti memberikan dampak terhadap berbagai perekonomian dunia dari mulai harga komoditas hingga pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan.

"Berbagai fenomena kenaikan harga komoditas, kelangkaan input atau terjadinya disrupsi yang menekan kemudian kenaikan upah dan biaya shipping ini menjadi sesuatu yang pasti mempengaruhi juga ekonomi Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
3 Rahasia Produk Kreatif Indonesia Tembus Pasar Ekspor ala Menteri Sandiaga
Perdagangan Indonesia-Belanda Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
Pemerintah Luncurkan NED, Genjot Ekspor Indonesia
Lampaui Target, Ekspor Pupuk Kaltim Capai 1,75 Juta Ton Hingga September 2021
Erick Thohir: Ketergantungan Impor Sektor Energi Harus Ditekan Semaksimal Mungkin
Presiden Jokowi: Kerja Sama dan Perdagangan Global Harus Segera Kita Aktifkan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.