LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tambah setoran ke Bank Dunia, Indonesia bisa mudah dapat utang

Kemenkeu: jika setoran ke Bank Dunia ditambah, Indonesia bisa mendapat utang dengan bunga rendah.

2013-12-03 20:03:00
Bank Dunia
Advertisement

Pemerintah tidak menganggap penambahan modal ke lembaga-lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia, bakal merugikan. Justru sebaliknya, pemerintah melihat ada keuntungan yang bisa diperoleh Indonesia. Salah satunya jika Indonesia membutuhkan dana, maka bisa memperoleh utang dengan bunga rendah.

Bahkan, menurut Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, saat ini utang yang diambil pemerintah dari lembaga asing lebih rendah dibanding setoran tahunan sebagai biaya keanggotaan.

"Sekarang Indonesia ini pinjaman luar negeri juga kan minus, lebih besar bayar daripada narik baru, jadi minus," ungkapnya selepas rapat kerja dengan Komisi XI di DPR, Jakarta, Selasa (3/12).

Advertisement

Dia meminta pemahaman masyarakat agar setoran ke lembaga seperti Bank Dunia atau Asian Development Bank (ADB) tidak dianggap sebagai beban. Sebab, kata dia, langkah ini justru menguntungkan pemerintah.

"Ini sama dengan pemerintah taruh duit di BUMN, investasi. Kita itu pemilik, kita satu dari sekian banyak negara negara pemilik Bank Dunia, ADB, kita mendapat manfaatnya," kata Bambang.

Keuntungan utama dari penyetoran modal itu adalah kemudahan Indonesia nantinya memperoleh pinjaman berbunga rendah. Selain itu Bank Dunia dan lembaga lain membantu pemerintah dalam memberi pelatihan birokrasi dan lain-lain.

Advertisement

Soal kemudahan utang, Indonesia yang kini masuk daftar 20 besar ekonomi dunia, kenyataannya susah memperoleh pinjaman rendah. Sehingga, agar memperoleh manfaat lebih, besaran modal harus ditambah. Apalagi, pada 2010, disepakati agar setiap anggota Bank Dunia meningkatkan setorannya untuk menambah bantuan bagi negara miskin.

Meski demikian, Bambang berkilah bahwa berutang ke lembaga asing tak jadi prioritas pemerintah. "Kita pemilik, kita berhak dapat utang yang murah. Sekarang kebutuhan utang juga enggak usah besar-besaran, seperlunya saja," katanya.

Dalam rapat bersama Komisi XI DPR, Kemenkeu disetujui buat menambah modal ke lima lembaga keuangan internasional, senilai Rp 1,02 triliun dari APBN 2014.

Beberapa di antaranya adalah International Bank for Reconstruction dan Development (IBRD), anak usaha Bank Dunia, sebesar Rp 172 miliar. Ada pula tambahan modal di Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp 337 miliar.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.