LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tak ada sinergi jadi sebab nasib industri galangan kapal terpuruk

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, terdapat 69 Terminal Khusus (tersus) dan 29 dermaga untuk kepentingan sendiri (DUKS) yang difungsikan sebagai galangan kapal. Namun, dengan jumlah tersebut justru membuat ekonomi industri galangan kapal menjadi terpuruk.

2017-09-25 12:48:07
Kapal
Advertisement

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar industri galangan kapal di Indonesia bisa bersinergi. Menurutnya, industri ini diyakini mampu membangun kapal untuk memperkuat maritim nasional.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, terdapat 69 Terminal Khusus (tersus) dan 29 dermaga untuk kepentingan sendiri (DUKS) yang difungsikan sebagai galangan kapal. Namun, dengan jumlah tersebut justru membuat ekonomi industri galangan kapal menjadi terpuruk.

"Kemarin saya ke Batam untuk mengamati jumlah Tersus dan DUKS tersebut, dan beberapa belum mendapatkan izin. Oleh karena itu saya minta untuk bersinergi. Karena kalau kita makin banyak menggunakan pelabuhan, bukannya tambah kuat justru skala ekonomi industri itu tidak tercapai," kata Menteri Budi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/9).

"Oleh karena itu saya mengimbau bapak-bapak juga memberikan dorongan kepada industriawan agar bersatu tidak sendiri-sendiri. Dan dengan terpisahkan, selain ekonomi tidak tercapai, bisa terjadi kemungkinan yang tidak diinginkan. Di Batam ada 100 pelabuhan," imbuhnya.

Dengan adanya sinergi ini, maka industri galangan kapal bisa saling menutup jika ada pekerjaan yang terbengkalai. Mengingat, perusahaan galangan kapal dapat membangun dan memproduksi tipe kapal sampai ukuran 5000 DWT atau sebanyak 50 persen dari galangan kapal.

"Ruang industri kapal sangat terbuka dengan asas cabotage dapat meningkatkan jumlah kapal nasional dari 6.000 unit di 2004 menjadi 56 ribu yang kita harapkan terjadi pada tahun ini," jelas Menteri Budi.

Baca juga:
Bangun pelabuhan bernuansa robot, Pelindo II siapkan dana Rp 14 T
Pertama di Indonesia, Pelindo II ingin pelabuhan New Priok dioperasikan oleh robot
Terapkan tarif APBS, INSA desak OP Tanjung Perak hapus uang rambu
Dengan e-Port, kini pengunjung tak perlu repot masuk Pelabuhan Benoa
Menko Luhut: Investasi pembangunan Pelabuhan Benoa Rp 1,7 triliun
Pelindo III kucurkan dana Rp 1,7 triliun untuk benahi Pelabuhan Benoa
Program sosial JICT diganjar penghargaan Indonesian SDGs Award

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.