Tahun ini, Hanandjoeddin Belitung jadi bandara internasional
Meski bandaranya tidak besar, namun, potensinya terhadap wisata dinilai menjadi pertimbangan matang untuk menjadikannya bandara internasional.
Kementerian Perhubungan akan menjadikan bandara H.A.S Hanandjoeddin, Belitung sebagai bandara internasional pada tahun ini. Meski bandaranya tidak besar, namun, potensinya terhadap wisata dinilai menjadi pertimbangan matang untuk menjadikannya bandara internasional.
"Belitung itu punya jalan bagus dan pemandangan yang wow, bandaranya tidak begitu besar. panjangnya 1.600 meter sampai 2.000 meter. Kita putuskan Desember ini Belitung menjadi bandara internasional," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Plaza UOB, Jakarta, Senin (10/10).
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini menambahkan, nantinya setelah menjadi bandara internasional, diharapkan maskapai seperti Garuda dan Citilink juga membuka rute menuju Belitung.
Selain itu, Budi juga memuji maskapai Garuda Indonesia yang membantu Kemenhub dalam membuka konektivitas transportasi ke daerah terpencil. Salah satunya adalah daerah Silangit, Sumatera Utara yang dalam 6 bulan terakhir tidak ada penerbangan.
"Di Silangit dalam 3 bulan atau 6 bulan tidak satupun bandara atau penerbangan di sana. Garuda terima kasih telah menjadi pionir, sekarang sudah 4 penerbangan tiap hari. karena Toba begitu indah, berdosa kita kalau diabaikan," pungkasnya.
Baca juga:
Selain kawasan industri, Australia juga mau bangun pelabuhan ternak
Menhub Budi minta pemda turun langsung lihat masalah transportasi
Menhub janjikan jalur KA Solo Balapan ke bandara rampung 2018
Menko Luhut lobi Jepang bangun kereta semi cepat Jakarta-Surabaya
Bangun Pasar Rejosari, Solo minta dana Pemprov Jateng Rp 19,5 miliar
Angkasa Pura lengkapi internet di Terminal 3 Ultimate hingga 50 Mbps
Oktober 2016, realisasi anggaran Kementerian PU-Pera baru 55 persen