Tahun ini, gerbang tol tak lagi layani uang tunai
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani mengatakan, pemerintah tengah berupaya mengubah seluruh transaksi pembayaran di gerbang tol menjadi transaksi elektronik. Seluruh gardu tol nantinya tidak lagi melayani pembayaran tunai. Desi mengaku pihaknya memperoleh dampak positif dari aturan tersebut.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani mengatakan, pemerintah tengah berupaya mengubah seluruh transaksi pembayaran di gerbang tol menjadi transaksi elektronik. Seluruh gardu tol nantinya tidak lagi melayani pembayaran tunai.
"Aturan ini seharusnya lebih berdampak positif ke pengguna tol karena bisa mengurangi antrean. Namun, para operator seperti Jasa Marga juga mendapatkan manfaat positif dari aturan tersebut," ujar Desi di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (15/3).
Desi mengaku pihaknya memperoleh dampak positif dari aturan tersebut. Sebab, Jasa Marga tidak perlu menyiapkan uang kembalian seperti yang biasa dilakukan untuk pembayaran non tunai.
"Dari Jasa Marga secara korporasi, dengan menggunakan transaksi e-Toll, kami tidak perlu menyediakan uang kembalian yang selalu repot kami siapkan," katanya.
Transaksi non tunai atau cashless tersebut dapat membuat pengendalian infrastruktur menjadi lebih baik. Rencana ini akan memberikan dampak yang positif bagi semua pihak. "Pengendalian infrastukutur jadi lebih baik, karena semua dengan mesin. Jadi ini memberikan solusi yang baik bagi semua pihak," jelas Desi.
Dalam pelaksanaannya, Jasa Marga akan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melakukan sosialisasi di bawah koordinasi Bank Indonesia, untuk mendorong masyarakat menggunakan transaksi elektronik dalam pembayaran tol.
"Ke depan, kami bersama dengan Himbara di bawah kordinasi Bank Indonesia, akan lebih meningkatkan lagi sosialisasi atau campaign yang lebih besar sehingga utilisasi e-Toll ini meningkat, dan memang target Bank Indonesia 100 persen di tahun ini," pungkasnya.
Baca juga:
Jasa Marga bagikan dividen Rp 566 miliar ke pemegang saham
Jasa Marga gelar operasi tertib muatan di Tol Purbaleunyi
Jembatan Cisomang retak, Jasa Marga rugi Rp 350 juta
Soal mobil terjebak banjir di tol, ini penjelasan Jasa Marga
Jasa Marga siapkan sistem transaksi terintegrasi di 2 ruas tol
Aset Jasa Marga di 2016 meningkat 46 persen dari tahun 2015
Maret, jalan tol melayang Jakarta-Cikampek mulai dibangun