LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Surveyor Indonesia Dorong Produk Dalam Negeri Kantongi Sertifikat TKDN

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Surveyor Indonesia, Rosmanidar Zulkifli mengatakan bahwa Surveyor Indonesia bertekad untuk membuat pengusaha UMKM di Indonesia naik kelas melalui sertifikat TKDN.

2021-11-29 14:10:00
TKDN
Advertisement

PT Surveyor Indonesia (Persero) (PTSI) bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian mendorong produk dalam negeri bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk meminimalisir impor. Upaya ini sebenarnya didukung kekayaan alam Indonesia yang melimpah untuk menjadi bahan baku yang bisa meningkatkan komposisi TKDN.

"Memang ada beberapa hal tentang produk dalam negeri yang harus menjadi fokus perhatian yaitu masalah harga, isu masalah kualitas, pasokan dan kenyamanan," ujar Kepala Pusat P3DN Nila Kumalasari dikutip di Jakarta, Senin (29/11).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Surveyor Indonesia, Rosmanidar Zulkifli mengatakan bahwa Surveyor Indonesia bertekad untuk membuat pengusaha UMKM di Indonesia naik kelas melalui sertifikat TKDN.

Advertisement

Menyambung pernyataan Rosmanidar, Direktur PT Acer Indonesia, Parman Iskak mengatakan, jika UMKM Indonesia ingin naik kelas, maka harus melihat Indonesia lebih dari ini. "Untuk tumbuh, kita harus melihat dari kalkulasi TKDN dengan persentase 70 persen manufaktur dan 30 persen pengembangan,” paparnya.

Parman menambahkan, persentase 70 persen tersebut berisi bahan baku tidak langsung, tenaga kerja, dan bahan penunjang itu bisa diakui.

"Tapi bahan baku langsung diperhitungkan apabila made in Indonesia bukan di jual di Indonesia (Country of Origin). Sepanjang bahan itu masih impor, tetap tidak diakui," sambung Parman.

Advertisement

Merek Terverifikasi

Direktur Utama PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk., Timothy Siddik mengungkapkan, Indonesia perlu menjadikan merek yang sudah terverifikasi TKDN menjadi prioritas yang dipilih pemerintah. Menurut Timothy, Indonesia perlu sebuah merek produk yang identik dengan negara.

"Banyak merek di dunia yang kalau kita sebut kita selalu hubungkan dengan nama sebuah negara. Negara kita perlu itu. Merek yang dijadikan prioritas dan berdampingan dengan nama negara merupakan suatu kebanggan dan membuat nilai lebih pada produk yang bersertifikasi TKDN," jelas Timothy.

Indonesia sebagai negara kaya memiliki potensi dari segi bahan baku. Seperti yang Timothy ungkapkan, ketika berbicara dengan pabrik batrai di luar negeri, maka bahan baku mereka impor dari Indonesia.

Jadi semua pihak punya tekad dan satu visi, kata Tmothy, maka Indonesia tidak akan kekurangan bahan baku. "Negara kita melimpah sumber bahan baku. Kita bisa fokus pada kebutuhan negara sendiri sehingga punya kebanggaan terhadap produk dalam negeri," tutup Timothy.

Reporter: Arief

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.