Supermarket milik anak bangsa diresmikan di Qatar
Swalayan ini merupakan pengembangan usaha yang dilakukan pengusaha Aceh yang juga tokoh diaspora Indonesia, Mahdi Musa.
Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi meresmikan pembukaan supermarket Indonesia yaitu Source of Fortune (SOF) di kota Al-Khor, sekitar 80 Km dari ibukota Qatar, Doha.
"Swalayan ini merupakan pengembangan usaha yang dilakukan pengusaha Aceh yang juga tokoh diaspora Indonesia, Mahdi Musa," kata Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan seperti ditulis Antara London, Senin (26/9).
Dalam keterangannya, Dubes Basri berharap pembukaan swalayan ini dapat meningkatkan diplomasi ekonomi di Qatar. Ini juga merupakan bagian dari misi menggenjot ekspor dan diharapkan akan meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia-Qatar di bidang trade, tourism, dan investment (TTI).
Tak hanya itu, swalayan ini juga diharapkan menjadi wadah pengusaha yang ingin melakukan ekspansi pasar ke Qatar. "Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, yang memprioritaskan diplomasi ekonomi dalam hubungan kedua negara," ujarnya.
Inisiatif diluncurkannya swalayan ini setelah banyaknya permintaan dari komunitas diaspora Indonesia dan Asia yang bermukim di Al-Khor. "Peluang usaha di Qatar cukup bagus, saya mampu mengimpor sekitar tiga container ukuran 40 feet setiap dua bulan dari Indonesia," ujar pengusaha yang memiliki usaha properti.
"Melakukan bisnis di Qatar lebih mudah dibanding negara di kawasan Timur Tengah lainnya," tambah tokoh Diaspora bermukim lebih dari 20 tahun dan 14 tahun berbisnis di Qatar.
Ketua Pelaksana Road Show Diplomasi Ekonomi, Khuntum Khaira Ummah mengatakan, pembukaan swalayan ini selain ekspansi pasar juga terobosan untuk meningkatkan penetrasi pasar bagi produk Indonesia di Qatar. Sebelumnya, pengusaha Indonesia lainnya, Roso Widodo membuka restoran Indonesia, Pearl of Beirut dan Sizzlers di Al Khor.
Berbagai jenis produk yang dijual di SOF antara lain bahan makanan, minuman, produk kerajinan sepatu, garmen, batik, jaket, kosmetik, produk spa dan produk kecantikan yang didatangkan dari Indonesia.
Menurut tokoh diaspora, Said Malawi yang juga karyawan migas, Qatar Gas yang bermukim dua dekade di Al-Khor, sebagian besar tenaga kerja ahli Indonesia bermukim di kompleks Al-Khor Community (AKC) yang jumlahnya lebih dari 1.500 WNI dan merupakan komunitas diaspora Indonesia terbesar di dunia.
"Nama Source of Fortune digunakan karena pemerintah Qatar tidak mengizinkan tempat usaha menggunakan nama yang terkait negara asal pengusaha," ujar Mahdi Musa yang memiliki supermarket Qatindo di Doha.
Saat ini terdapat delapan usaha milik pengusaha Indonesia di Qatar, yaitu Madani Mart Trading, Jakarta foodstuff, Tofu Cake & Cake Restaurant, Pearl of Beirut, Minang Restaurant, Central Restaurant, Griya Solo, Sizzlers, Seassons danQatindo. Sedangkan beberapa usaha lainnya juga dilakukan secara online.
Baca juga:
Fakta mencengangkan pesawat buatan anak bangsa dilirik banyak negara
Tim Diplomasi Budaya Bawa Rempah Indonesia 'Go International'
Pengusaha Arab Saudi kepincut batik tulis dari Indonesia
PTDI berhasil ekspor 396 unit pesawat ke 11 negara
Menengok pembuatan sepatu dari sisik ikan di Serpong