LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sulap limbah jadi energi, RI belajar dari Finlandia, Denmark hingga Swedia

"Kami mengunjungi tempat pengelolaan limbah untuk membangun energi di tengah kota. Ada tanaman hijau, danau kecil, dan bahkan beberapa sapi. Tidak ada asap hitam datang dari instalasi sebenarnya, sama sekali tidak ada asap di sana, tidak berbau," kata Luhut.

2017-09-11 12:28:19
Luhut Panjaitan
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara diskusi bertajuk Waste to Energy, di Hotel Mandarin, Jakarta, Senin (11/9). Acara tersebut dihadiri oleh delegasi dari Negara Finlandia, Denmark, Swedia dan Norwegia membahas pengelolaan sampah menjadi energi.

Luhut menjelaskan, Indonesia akan belajar teknologi pengolahan limbah menjadi energi kepada negara-negara tersebut yang telah lebih dahulu sukses melakukannya.

"Memang penting untuk memiliki perspektif keempat negara yang dikenal baik dan berkomitmen tinggi dalam perlindungan lingkungan untuk menjadi gambaran pembuatan kebijakan di sini di Indonesia," kata Luhut.

Advertisement

Luhut mengungkapkan, acara ini merupakan salah satu tindak lanjut kunjungannya ke Stockholm bulan Juni lalu. Saat itu, Luhut melihat langsung pengolahan limbah menjadi sumber energi. "Kami mengunjungi tempat pengelolaan limbah untuk membangun energi di tengah kota. Ada tanaman hijau, danau kecil, dan bahkan beberapa sapi. Tidak ada asap hitam datang dari instalasi sebenarnya, sama sekali tidak ada asap di sana, tidak berbau," ungkapnya.

Luhut mengaku sangat tertarik mengetahui tentang bagaimana mengubah limbah. Sebab, selama ini Indonesia belum mengolah limbah dan masih menyia-nyiakan.

"Selama kunjungan saya, saya menemukan bahwa limbah untuk energi efisien, multifungsi dalam hal itu Ini menghilangkan limbah dan pada saat yang sama menghasilkan energi terbarukan, tidak berbahaya bagi kesehatan dan banyak digunakan di Swedia dan juga di Nordic lainnya negara," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Dukung Bandara Kertajati, Luhut minta pembangunan Tol Cisumdawu dikebut
Menko Luhut sebut investor Singapura niat biayai LRT Jabodebek Rp 2 triliun
Menko Luhut ungkap akan ada LRT di Bali
Punya lahan 40.000 hektar, Menko Luhut yakin RI bisa swasembada garam 2019
Soal investasi asing, Luhut bantah beda pendapat dengan Menteri Susi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.