Sukseskan program B20, pemerintah dorong peremajaan kelapa sawit
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kementerian Pertanian akan melakukan peremajaan kelapa sawit, guna meningkatkan produksi kelapa sawit yang nantinya akan digunakan dalam program campuran Biodiesel dengan solar atau B20.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kementerian Pertanian akan melakukan peremajaan kelapa sawit, guna meningkatkan produksi kelapa sawit yang nantinya akan digunakan dalam program campuran Biodiesel dengan solar atau B20.
Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, produksi kelapa sawit saat ini sudah mencapai 200-300 ribu ton per hektar. Dengan melakukan replanting, diharapkan produksi kelapa sawit meningkat menjadi 20 kali lipat.
"Kita punya pikiran dengan Kementan bagaimana replanting produksi-produksi petani yang 200-300 ribu ton itu supaya bisa dengan bibit baru, pupuk baru jadi 6 juta ton per hektar, jadi dengan begitu petani menikmati, pemerintah clean energy, dan pemerintah juga mengurangi impor bahan bakar," ujar Luhut saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (12/10).
Jika nantinya produksi meningkat signifikan dan program B20 berjalan baik, Luhut berharap impor solar bisa dikurangi. Meski begitu, mantan Kepala Staf Presiden ini tidak mengetahui pasti berapa jumlah impor yang akan berkurang.
"Jadi sekarang itu B20 palm oil itu tujuan kita supaya kita impor solar kurang. Dengan kita terapkan peraturan ini sebenarnya Keppresnya sudah ada dengan Pertamina dan semua yang menggunakan banyak bahan bakar dari B20 tadi maka kita pasti mengurangi impor. Saya kurang tahu angka pastinya, tapi pasti akan menurun signifikan," pungkasnya.
Baca juga:
Luhut akui masih banyak pungli di sektor energi
Pemerintah kaji penentuan harga gas sesuai zonasi wilayah
Luhut sebut pemerintah Jepang minati proyek kereta Jakarta-Surabaya
Rencana Menko Luhut relaksasi ekspor konsentrat rawan digugat di WTO
Relaksasi ekspor hingga 2021 picu kerusakan alam Indonesia
Relaksasi ekspor konsentrat beri jalan kuras kekayaan alam Indonesia
Menko Luhut akui pemerintah salah soal harga gas negara ASEAN