LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Strategi REI bangun 200.000 rumah MBR tahun depan

Ketua umum REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan pihaknya menargetkan bakal membangun lebih dari 200.000 rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tahun 2018. Menurutnya yang masih harus dibenahi adalah seputar mekanisme perizinan di daerah, sehingga pengembangan sektor perumahan dapat tercapai.

2017-12-21 15:22:53
Real Estate Indonesia
Advertisement

Ketua umum Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan pihaknya menargetkan bakal membangun lebih dari 200.000 rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tahun 2018.

"REI saja kan sekarang sudah 200.000 yang rumah MBR itu sudah terlampaui. Nah, nanti di awal tahun kita bisa lihat, kita mau ningkatin sampai 200 atau gimana," ungkapnya di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (21/12).

Menurutnya yang masih harus dibenahi adalah seputar mekanisme perizinan di daerah, sehingga pengembangan sektor perumahan, terutama rumah MBR dapat terus ditingkatkan.

Advertisement

"Kalau rumah MBR itu sebenarnya demand-nya sudah captive. Sudah lebar sekali demand-nya. Sekarang tinggal suplainya. Suplai itu banyak kendala di beberapa tempat. Seperti perizinan lagi digerus semua nih, bagaimana caranya 500 kabupaten/kota itu bisa melaksanakan perizinan sesuai dengan PP 64 itu. Kan lagi digarap bagaimana caranya," kata dia.

Untuk itu, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan seluruh anggota REI sehingga dapat ditemukan solusi dan strategi baru dalam pengembangan rumah.

"REI itu di awal tahun kan selalu ada rapat nasional, targetnya apa? Kendala nya apa? segala macam. Nah dengan adanya PKO ini jadi sudah bisa dipastikan berani meningkatkan targetnya ditiap tiap daerah," katanya.

Advertisement

Selain itu, REI akan terus memberikan edukasi kepada semua anggota sehingga betul-betul dapat mengerjakan proyek hunian sesuai dengan target dan harapan masyarakat.

"Kita harus punya badan Diklat. Itu tiap Minggu badan Diklat selalu keliling ke setiap DPD-DPD, terus kemudian kita ada sistem requirement yang nanti di tingkatkan, kita ada lagi lembaga sertifikasi sendiri buat REI," tandasnya.

Baca juga:
Penyaluran pembiayaan rumah subsidi baru 21.000 dari target 40.000 rumah di 2017
Pemerintah gandeng 40 bank salurkan FLPP Rp 4,5 triliun di 2018
Pilih beli atau sewa rumah, ini untung ruginya untuk generasi milenial
Survei: Kebijakan pemerintah buat masyarakat optimis beli rumah
TOD Adhi Karya tawarkan hunian kurangi penggunaan kendaraan pribadi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.