LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Strategi BI Tangkal Dampak Buruk Perang Rusia dan Ukraina

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan, dua strategi jitu bank sentral dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global akibat dampak pandemi Covid-19 maupun konflik Rusia dan Ukraina.

2022-04-22 16:06:44
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan, dua strategi jitu bank sentral dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global akibat dampak pandemi Covid-19 maupun konflik Rusia dan Ukraina.

Pertama, BI mengoptimalkan bauran dari tiga kebijakan. Yakni kebijakan moneter yang mengedepankan stabilitas sekaligus mendukung pemulihan ekonomi. Kemudian, kebijakan makroprudensial yang ditujukan untuk mendorong ekonomi hijau.

"Ketiga, kebijakan sistem pembayaran yang ditujukan untuk mengakselerasi pembayaran digital," ujar Destry dalam Webinar High Level Discussion G20 bertajuk "Strengthening Economic Recovery Amidst Heightened Uncertainty", Jumat (22/4).

Advertisement

Selain itu, BI juga terus meningkatkan koordinasi bersama Kementerian Keuangan dalam reformasi struktural dan pengendalian inflasi. Hal ini untuk memastikan tren perbaikan ekonomi domestik tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global.

"Di tengah ketidakpastian global, BI dan Kemenkeu harus menyeimbangkan antara stabilitas harga dan mendukung," tutupnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2022. Yakni, menjadi 3,5 persen dari sebelumnya sebesar 4,4 persen.

Advertisement

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, revisi ini dilakukan akibat berlanjutnya ketegangan politik global akibat perang antara Rusia dan Ukraina. Hal ini berdampak pada ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

"Pemulihan ekonomi global diprakirakan terus berlanjut meski lebih rendah dari proyeksi sebelumnya," ujarnya dalam video konferensi Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI - April 2022, Selasa (19/4).

Selain ketidakpastian di pasar keuangan global, konflik antara Rusia dan Ukraina juga berdampak pada pelemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah penyebaran Covid-19 yang menurun.

Baca juga:
Ukraina: Rusia Kubur Massal 3.000 Sampai 9.000 Warga Sipil di Mariupol
Proses Evakuasi Mayat Korban Serangan Rusia di Mariupol
Akibat Perang, Harta Miliarder Ukraina Turun Rp100,4 Triliun
Mengapa Wilayah Timur Ukraina Lebih Pro-Rusia?
Kemenkeu: Inflasi Bisa Capai 5,7 Persen di 2022
Rusia Ingin Jumlah Tentara Tewas dalam Perang Jadi Rahasia Negara

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.