Strategi BI Buat Buat Ekonomi Halal Terus Berkembang di Tanah Air
Perry mengatakan, pertumbuhan ekonomi halal bisa memanfaatkan beberapa sektor industri yang bisa dilibatkan, seperti kuliner, fesyen, turisme, dan juga kosmetika.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Wardjiyo mengaku optimis dengan perkembangan ekonomi halal di Indonesia. Menurutnya, perlu dibuat sebuah ekosistem tersendiri agar ekonomi halal bisa makin terus berkembang.
"Strateginya seperti apa? Tentu saja kita harus menciptakan ekosistem ekonomi halal," tegas dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (21/2).
Perry mengatakan, pertumbuhan ekonomi halal bisa memanfaatkan beberapa sektor industri yang bisa dilibatkan, seperti kuliner, fesyen, turisme, dan juga kosmetika.
Keberadaan ekosistem disebutkannya dapat mempermudah geliat ekonomi halal di Tanah Air, baik dalam bentuk komunitas maupun industri.
"Ekosistemnya harus dikembangkan jadi ekonomi halal yang berbasis komunitas, apakah pesantren maupun komunitas muslim, ekonomi halal yang berbasis industri, apakah industri kelas menengah ataupun besar," ungkapnya.
Bank Indonesia pun dikatakannya telah membuat peraturan agar ekonomi halal benar-benar bisa menjadi tren tersendiri di Indonesia.
"Oleh karena itu, kebijakan2 Bank Indonesia diarahkan ke sana, baik melalui pengembangan ekonomi di komunitas, termasuk pesantren maupun sinergi dengan KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah) dan berbagai pelaku industri untuk bagaimana mengembangkan industri halal," tutur dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ma'ruf Amin Janji Dorong Fintech Syariah Jika Terpilih Jadi Wapres
KSEI Ungkap Keunggulan Investasi Saham Syariah yang Makin Digemari Investor
Ma'ruf Amin Perhatian dengan Ekonomi: Saya Kiai Ahlinya Syariah
Peningkatan Ekspor Industri Halal Bantu Atasi Defisit Transaksi Berjalan
Bos Bappenas Lantik Direktur Eksekutif dan Direktur KNKS
Bicara Perekonomian, Ma'ruf Amin Akan Dorong Pengusaha Syariah