LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Stok Beras Bulog Solo Capai 36.700 Ton, Cukup Untuk 2 Tahun

Meski musim kemarau diprediksi bakal panjang, warga Kota Solo tak perlu khawatir akan kekurangan beras. Sebab, stok beras yang ada di gudang Bulog Subdivre III Surakarta saat ini tersedia sebanyak 36.700 ton. Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan untuk dua tahun ke depan.

2019-09-04 18:21:54
bulog
Advertisement

Meski musim kemarau diprediksi bakal panjang, warga Kota Solo tak perlu khawatir akan kekurangan beras. Sebab, stok beras yang ada di gudang Bulog Subdivre III Surakarta saat ini tersedia sebanyak 36.700 ton. Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan untuk dua tahun ke depan.

Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Mika Ramba Kendenan mengatakan, dari total stok tersebut, 30 ribu ton di antaranya adalah beras berkualitas medium. Sedangkan sisanya merupakan beras kualitas premium dan campuran.

"Stok beras yang ada saat ini 36.700 ton, cukup untuk 2 tahun ke depan," ujar
Mika, Rabu (4/9).

Advertisement

Menurutnya, stok tersebut akan terus bertambah mengingat pihaknya masih melakukan penyerapan di lapangan. Bahkan, pada tahun ini, realisasi penyerapan masih jauh dari yang ditargetkan, yakni 75.000 ton.

"Target penyerapan kita tahun ini 75.000 ton, realisasinya baru 22.000 ton," jelasnya.

Tersendatnya penyerapan tahun ini, salah satunya disebabkan oleh stabilnya harga beras dan gabah di pasaran. Sementara Bulog baru bisa masuk untuk membeli gabah dan beras di petani ketika harga jatuh. Mika menjamin dari total stok beras yang dimiliki saat ini tidak ada yang mengalami turun mutu.

Advertisement

"Beberapa waktu lalu kami mengirimkan beras ke Sumatera Barat 1.000 ton. Tidak ada komplain terkait kualitas maupun kuantitas. Padahal beras yang kami kirim sudah tersimpan sekitar satu tahun," katanya lagi.

Terkait dengan pengiriman nasional untuk mengurangi stok di gudang Bulog, pihaknya menunggu perintah dari pusat.
Sedangkan untuk mengejar target penyerapan pada tahun ini, pihaknya melakukan penyerapan di lapangan dengan skim yang berbeda, yaitu dengan konsep "buy to sale".

Yakni dengan membeli ke petani, baru kemudian disalurkan. Untuk sistem ini, dijelaskannya, Bulog membeli diatas harga HPP. Jika HPP beras kan Rp8.030/kg, pihaknya akan membeli dengan harga Rp9.000/kg dan kemudian dijual dengan harga diatas harga beli.

Baca juga:
Bulog: Stok Beras Melimpah, Kita Tak Perlu Impor
Bulog Pastikan Daging Sapi Impor Asal Brasil Berstatus Halal
1 September 2019, Bulog Mulai Salurkan Beras Program BPNT
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski Ada Kemarau Panjang
Gudang Beras Bulog di Solo Kelebihan Pasokan
Hadapi Kemarau Ekstrem, Pemerintah Yakinkan Stok Beras Bulog Aman Penuhi Kebutuhan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.