Startup Aplikasi Digital Paling Banyak Dapat Dana Hibah Pemerintah
Tahun ini saja, startup aplikasi digital dan game penerima Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) berjumlah 16 usaha. Namun, Syaifullah tidak menyebutkan berapa jumlah pastinya, karena tiap unit usaha punya kebutuhan yang berbeda.
Pemerintah kembali menyalurkan dana hibah demi pengembangan ekonomi kreatif dalam negeri. Melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), kali ini ada 62 pelaku usaha dari beragam subsektor yang mendapat dana pengembangan usaha.
Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah mengatakan, di antara seluruh subsektor, aplikasi digital dan pengembangan game jadi yang paling banyak menerima dana hibah.
"Kalau (jumlah) dana, itu subsektor aplikasi digital. Kemungkinan karena peralatan teknologi harganya cukup tinggi juga. Kalau jumlah subsektor yang paling banyak terima bantuan, itu kuliner," tutur Syaifullah saat dihubungi tim Liputan6.com di Jakarta, Selasa (10/9).
Tahun ini saja, startup aplikasi digital dan game penerima Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) berjumlah 16 usaha. Namun, Syaifullah tidak menyebutkan berapa jumlah pastinya, karena tiap unit usaha punya kebutuhan yang berbeda.
Mengutip dari Outlook Ekonomi Kreatif 2019 yang dikeluarkan Bekraf, penerima BIP maksimal mendapat dana senilai Rp 200 juta. Namun saat dikonfirmasi ke Kasubdit Dana Masyarakat Bekraf, Hanifah, jumlahnya berubah jadi maksimal Rp 100 juta.
"Dananya langsung diberikan pada pelaku usaha. Tergantung perjanjian," ujar Hanifah.
PwC Global Entertainment and Media Outlook 2018-2022 menyebutkan proyeksi pendapatan di segmen digital menembus angka 56,9 persen. Artinya, Indonesia bisa mengambil peluang ini dengan terus mengembangkan startup IT dalam negeri.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Hampir 400 Startup Teknologi dan Inovasi Industri Lokal Ramaikan Pameran I3E 2019
Startup Edutech Bakal Jadi The Next Unicorn?
GoGames Ajak Masyarakat Bijak Saat Main Game
Rambah Industri Game, Go-Jek Resmi Luncurkan GoGames
Pertumbuhan Ekonomi Digital Makin Cepat, Kominfo Usul Coding Masuk Kurikulum SD
Kominfo Ingin Startup Indonesia Bisa Mengalahkan Silicon Valley Milik AS