Stabilkan Harga, Pemerintah Terus Buka Keran Impor Bawang Putih
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Tjahja Widjayanti mengatakan, per 8 Mei kemarin, impor bawang putih yang telah masuk sebanyak 8.600 ton. Bawang putih tersebut mayoritas berasal dari China.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan terus membuka keran impor bawang putih. Hal ini dilakukan hingga kebutuhan di dalam negeri mencukupi dan harga komoditas tersebut kembali normal.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Tjahja Widjayanti mengatakan, per 8 Mei kemarin, impor bawang putih yang telah masuk sebanyak 8.600 ton. Bawang putih tersebut mayoritas berasal dari China.
"(8.600 ton) Itu (bawang putih impor) yang baru masuk, per 8 Mei," ujar dia di Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (10/5).
Menurut dia, bawang putih impor tersebut telah didistribusikan ke seluruh Indonesia, baik untuk pasar tradisional maupun ritel modern. "(Distribusi ke seluruh Indonesia?) Iya," kata dia.
Tjahja mengungkapkan, pada hari ini atau besok juga akan kembali ada bawang putih impor yang masuk ke dalam negeri. Hal ini dilakukan sebagai upaya menambah pasokan di pasaran dan menurunkan harga.
"Iya (kembali buka impor). Saya dapat kabar sekitar tanggal 10-11 ini akan masuk lagi. Saya belum cek berapa (jumlahnya)," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Kemendag Pastikan Ritel Modern Jual Bawang Putih Rp35 Ribu per Kg
Kemendag Janjikan Harga Bawang Putih Bakal Stabil di Berbagai Daerah
Harga Cabai dan Bawang Putih di Medan Terus Melambung
Pedagang Minta Pemerintah Paksa Importir Keluarkan Stok Bawang Putih
Asosiasi Pedagang: Harga Bawang Putih Meroket karena Penundaan Izin Impor Bulog