LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani ungkap alasan di balik alokasi anggaran pendidikan besar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi salah satunya oleh konsumsi rumah tangga. Di mana, konsumsi rumah tangga di Indonesia saat ini mencapai 57 persen dari total produk domestik bruto (PDB). Untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, produktivitas musti dijaga.

2017-09-29 17:49:25
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi salah satunya oleh konsumsi rumah tangga. Di mana, konsumsi rumah tangga di Indonesia saat ini mencapai 57 persen dari total produk domestik bruto (PDB).

"Apakah itu terlalu besar? Tidak juga. Di negara yang makin maju, konsumsi itu bisa makin tinggi hingga mencapai 70 persen dari GDP," kata Menteri Sri Mulyani di gedung Pertamina, Jakarta, Jumat (29/9).

Untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, pemerintah harus memastikan agar rumah tangga memiliki daya beli dan pendapatan yang baik. Hal ini tentunya berasal dari produktivitas masyarakat itu sendiri.

"Jadi banyak negara-negara maju selalu berpikir bagaimana untuk membuat rumah tangga yang bisa mensuplai tenaga kerja dengan productivity yang tinggi. Makanya pendidikan dan teknologi itu penting," imbuhnya.

Hal inilah yang menyebabkan pemerintah terus fokus untuk mengurangi kemiskinan, kesenjangan, akses kesehatan, akses pendidikan yang berkualitas. Dengan 20 persen anggaran negara untuk pendidikan, pemerintah harus memastikan agar anggaran tersebut bisa dikelola dengan baik untuk menghasilkan masyarakat yang lebih produktif.

"Itu adalah konsumsi rumah tangga yang menjadi hal penting di kebanyakan negara di dunia sebagai bagian dari permintaan," pungkasnya.

Baca juga:
Agar tak jadi kota pensiun, ini cara genjot pertumbuhan ekonomi Ciamis
INDEF catat tiap kenaikan kepemilikan hak paten dorong pertumbuhan ekonomi
ADB prediksi pertumbuhan ekonomi RI capai 5,3 persen di 2018
BI prediksi ekonomi RI di triwulan III mulai membaik
Bos BI: Ekonomi RI nomor 3 di G20, tapi kalah dibanding Filipina dan Vietnam
Di IBEX 2017, bos Perbanas harap pertumbuhan ekonomi genjot kinerja perbankan
Pertumbuhan ekonomi Kota Tegal lebih tinggi dibanding nasional

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.