Sri Mulyani Sebut Kebijakan KSSK Fleksibel
Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani Indrawati mengatakan sinergi kebijakan KSSK bersifat adaptif dan terus dikalibrasi menyesuaikan dinamika Covid-19, perkembangan sektor keuangan, serta kondisi perekonomian global dan domestik.
Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani Indrawati mengatakan sinergi kebijakan KSSK bersifat adaptif dan terus dikalibrasi menyesuaikan dinamika Covid-19, perkembangan sektor keuangan, serta kondisi perekonomian global dan domestik.
Pada periode awal pandemi, perspektif kebijakan lebih berorientasi pada menjaga daya beli masyarakat dan mendukung ketahanan dunia usaha. Memasuki tahun kedua pandemi di 2021, dilakukan kalibrasi kebijakan yang mulai diarahkan pada upaya menjaga momentum pemulihan yang dilanjutkan dengan upaya mendorong percepatan pemulihan.
"Ke depan, upaya percepatan pemulihan terus dilakukan dengan mewaspadai efek rambatan dari kompleksitas kebijakan antarnegara akibat pemulihan ekonomi yang tidak merata, tekanan inflasi, dan supply disruption," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2022 dan Perkembangan Makro Ekonomi dan Sektor Keuangan Triwulan IV tahun 2021, Jakarta, Rabu (2/2).
Kompleksitas kebijakan antar negara baik dari sisi moneter maupun fiskal tersebut berpotensi memicu dinamika arus modal antarnegara. Akibatnya bisa memberikan dampak lanjutan pada volatilitas nilai tukar rupiah dan pasar keuangan.
"Dengan berbagai dinamika global tersebut, ditambah kebutuhan untuk mulai melakukan exit strategy secara bertahap seiring tren pemulihan ekonomi domestik, tantangan di dalam perumusan kebijakan akan semakin tinggi," kata dia.
Pada tahun 2022, kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang efektif akan menjadi kunci di dalam menghadapi dinamika global. Sekaligus menjadi bagian dari upaya mengimplementasikan exit strategy secara bertahap.
Keselarasan kebijakan fiskal dan moneter tersebut akan diperkuat lebih lanjut melalui sinkronisasi dengan kebijakan makroprudensial, mikroprudensial, dan penjaminan simpanan. "Sehingga KSSK akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi," tandasnya.
Baca juga:
Stabilitas Sistem Keuangan di Kuartal IV-2021 dalam Kondisi Normal
KSSK Dukung Upaya Antisipasi Perubahan Iklim Saat KTT G20
KSSK Cari Cara Atasi Scarring Effect Akibat Pandemi
KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Dalam Kondisi Normal
Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi Terus Berlanjut, Inflasi Terkendali
Percepat Pemulihan Ekonomi, KSSK Terbitkan Paket Kebijakan Terpadu