LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani Sebut Investasi Asing Merosot Terimbas Gejolak Ekonomi Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penurunan investasi asing di kuartal I-2019 dipengaruhi oleh ekonomi global yang sempat terguncang tahun lalu. Tidak hanya Indonesia, negara berkembang lainnya juga mengalami hal yang sama.

2019-04-30 16:47:37
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat terjadi penurunan realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar 0,9 persen pada kuartal I-2019. BKPM merilis PMA pada kuartal tersebut sekitar Rp 109,7 triliun sementara pada tahun lalu periode yang sama sebesar Rp 108,9 triliun.

Menyikapi hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penurunan investasi asing dipengaruhi oleh ekonomi global yang sempat terguncang tahun lalu. Tidak hanya Indonesia, negara berkembang lainnya juga mengalami hal yang sama.

"Sebenarnya kita tetap fokus menggunakan semua instrumen dan kebijakan di dalam mengakselerasi investasi, dari sisi investasi dengan adanya lingkungan global di mana kecenderungan suku bunga meningkat dan direspons oleh BI tentu itu juga akan menjadi tantangan untuk tahun 2019," ujarnya di Kantor Pajak, Jakarta, Selasa (30/4).

Advertisement

Sri Mulyani mengatakan, prospek investasi di Indonesia masih akan membaik ke depannya. Hal tersebut didukung dengan kondisi makroekonomi yang terkendali, terlihat dari tren pertumbuhan ekonomi berada diatas 5 persen dan inflasi pada kisaran 3,5 persen.

"Untuk FDI mereka akan melihat kondisi prospek dari regional maupun di Indonesia. Dalam hal ini kita masih positif, artinya kita masih memiliki pertumbuhan yang prospeknya tinggi, stabilitas dari sisi inflasi masih terjaga, dan dari sisi indikator makroekonomi yang lain baik dari moneter maupun fiskal kita juga jaga secara baik," jelasnya.

Untuk membuat investasi menarik di mata asing, Kementerian Keuangan akan terus mempertajam instrumen-instrumen untuk memberikan kemudahan berusaha di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga akan mengkaji insentif bagi investor.

Advertisement

"Dari kami di Kemenkeu, kita akan terus mempertajam insrumen-instrumen untuk memberikan insentif maupun kemudahan agar invesasi itu bisa berjalan tentu bekerja sama dengan kementerian lain untuk bisa meningkatkan daya atraksi dan competitiveness dari investasi di Indonesia," tandasnya.

Baca juga:
Bos BKPM Sebut Pemindahan Ibukota Beri Angin Segar Bagi Investor
Jokowi-Ma'ruf Unggul Hitung Cepat, Sentimen Pasar Diklaim Positif
Perluas Layanan 4G, Indosat Ooredoo Gelontorkan Rp 30 Triliun
BKPM Catat Realisasi Investasi Kuartal I 2019 Capai Rp 195,1 T
Pemerintah Klaim Jalur Sutra Modern Tak Akan Bikin Indonesia Terlilit Utang
OJK Hentikan Layanan 73 Investasi Bodong, Ini Daftarnya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.