Sri Mulyani sebut 2.627 pejabat BUMN belum ikut Tax Amnesty
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para petinggi perusahaan BUMN dapat berkontribusi menyukseskan program amnesti pajak. Sebab, jumlah Komisaris dan Direksi BUMN berdasarkan NIK mencapai 3.198, namun hanya sekitar 571 pejabat BUMN yang ikut program tersebut.
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para petinggi perusahaan BUMN dapat berkontribusi menyukseskan program amnesti pajak. Sebab, jumlah Komisaris dan Direksi BUMN berdasarkan NIK mencapai 3.198, namun hanya sekitar 571 pejabat BUMN yang ikut program tersebut.
"Ada sekitar 2.627 komisaris BUMN yang belum mengikuti program tax amnesty," ujar Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Jumat (14/10).
Sementara itu, profesi notaris masih mendominasi wajib pajak yang mengikuti program ini. Tercatat, ada 3.186 notaris yang mengikutinya dan 8.128 notaris yang belum mengikuti Tax Amnesty.
Kemudian, profesi dokter yang ikut Tax amnesty baru mencapai 2.172, sedangkan sebanyak 21.138 orang belum ikut Tax Amnesty. Untuk profesi pengacara tercatat 1.408 orang yang sudah mengikuti, dan 1.925 belum mengikuti program ini.
Di sisi lain, Sri juga mencatat terdapat 14 Gubernur dan Wakil Gubernur yang ikut Tax Amnesty hingga 12 Oktober 2016. "Ada pejabat yang ikut tax amnesty, dari jumlah total 68 Gubernur dan Wagub, baru 14 yang ikut dan 54 yang belum ikut tax amnesty," ungkapnya.
Baca juga:
Sri Mulyani: Ada wajib pajak bayar tebusan tax amnesty Rp 1,81 T
Sri Mulyani ajak PNS hingga pejabat negara ikut Tax Amnesty
Pertengahan Oktober, deklarasi harta Tax Amnesty capai Rp 3.826 T
Menkeu Sri Mulyani: Bea Cukai harus jadi poros ekonomi nasional
OTT di Kemenhub, Sri Mulyani minta pegawai Bea Cukai jaga institusi
Menkeu ke Bea Cukai: Jangan meniru mereka yang tidak disiplin
Sri Mulyani puji kinerja Bea Cukai berantas penyelundupan ilegal