Sri Mulyani minta PUPR hemat belanja untuk biaya perawatan infrastruktur
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam satu tahun Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran sebesar Rp 23 triliun untuk infrastruktur, terutama pembangunan jalan. Menurutnya, biaya tersebut bisa dihemat 10-15 persen untuk biaya perawatan (maintenance) infrastruktur.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas oleh Presiden Jokowi. Di mana dalam APBN 2018, pembangunan infrastruktur dianggarkan sebesar Rp 410 triliun.
Menurutnya, pemerintah tak hanya butuh anggaran untuk membangun infrastruktur, melainkan juga anggaran untuk pemeliharaan (maintenance) infrastruktur.
"Semua infrastruktur yang dibangun dia tidak hanya diam saja dan tidak perlu dipelihara dia perlu maintenance. Maka hari ini kita harus mulai mikir kalau anggaran begitu besar apakah maintenance ngikutin," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Rabu (22/11).
Dia mencatat, dalam tiga tahun terakhir pemerintah telah mengeluarkan sekitar Rp 1.000 triliun untuk membangun infrastruktur. Di mana dalam satu tahun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan anggaran sebesar Rp 23 triliun untuk infrastruktur, terutama pembangunan jalan.
Menurutnya, Kementerian PUPR bisa menghemat sekitar 10-15 persen dari anggaran tersebut untuk biaya pemeliharaan. "Menurut studinya anggaran Rp 23 triliun itu dilihat dari kualitas dan kuantitas maintenance itu sebetulnya kita bisa hemat antara 10-15 persen," ujarnya.
Baca juga:
Beroperasi Desember 2017, tiket Kereta Bandara Soetta digratiskan selama sebulan
PUPR catat renovasi venue Asian Games 2018 di GBK capai 87,27 persen
Menko Luhut sebut biaya pembangunan LRT Jabodetabek bertambah Rp 5 triliun
Jokowi: Infrastruktur yang kita bangun untuk satukan bangsa
Pemprov Jabar cari investor percepat pembangunan tol Cigatas
Kemenhub tambah 2 trayek tol laut di Indonesia Timur
OJK usulkan relaksasi pajak tingkatkan peran pasar modal bangun infrastruktur RI