LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani Minta Covid-19 Jadi Bahan Pengajaran Dunia Pendidikan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akibat pandemi Covid-19 keuangan negara dipaksa menjadi instrumen di garis terdepan. Menjadi pegangan pemerintah untuk tetap bertahan dan menghadapi berbagai tantangan yang penuh dengan ketidakpastian.

2021-09-03 13:08:35
Covid-19
Advertisement

Fenomena pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan manusia dari berbagai aspek. Tak hanya soal kesehatan dan ekonomi, banyak hanya hal bisa dibedah dan dipelajari dari kejadian luar biasa yang sedang terjadi saat ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akibat pandemi Covid-19 keuangan negara dipaksa menjadi instrumen di garis terdepan. Menjadi pegangan pemerintah untuk tetap bertahan dan menghadapi berbagai tantangan yang penuh dengan ketidakpastian.

Dalam kondisi seperti ini, seharusnya dimanfaatkan dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi dan mahasiswa untuk mengambil pelajaran. Menjadikan lahan belajar yang belum tentu terjadi dalam konsistensi waktu tertentu.

Advertisement

"Ini sebuah kesempatan, sebuah situasi buat mahasiswa menjadi lahan belajar karena kejadian Covid ini tidak terjadi setiap 10 tahun. Fenomenal ini pernah terjadi 100 tahun lalu, bahkan sebelum Indonesia ada," kata Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Ada banyak pelajaran yang bisa diambil para mahasiswa dan dunia pendidikan dari fungsi-fungsi APBN selama pandemi. Berbagai isu terkait pandemi juga bisa digunakan para dosen sebagai bahan ajar. Membedah APBN dan peruntukannya untuk dipelajari lebih lanjut. Termasuk berbagai kebijakan yang diambil pemerintah dengan pertimbangan dan konsekuensinya.

"Setiap kebijakan ada konsekuensi, setiap keputusan pasti ada dampaknya. Jadi ini yang disebut public policy, ini sangat penting buat disampaikan," kata dia.

Advertisement

Menurut Sri Mulyani tidak sedikit bahan ajar di kampus masih jauh dari realitas yang terjadi saat ini. Maka dia sangat menyarankan agar pandemi Covid-19 ini bisa menjadi bahan ajar para dosen bagi mahasiswanya.

"Fenomena ini bukan hanya mahasiswa yang belajar, dosen juga melakukannya, beberapa materi yang diajarkan ini masih jauh dari realitasnya dan fenomena ini bisa diangkat untuk dipelajari," kata dia.

Sudah saatnya dunia kampus tidak melulu mempelajari berbagai teks buku dari berbagai luar negeri saja. Lebih dari itu, seharusnya bahan ajar juga berasal dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan nyata di Indonesia.

"Apalagi kalau kampus pakai textbook bukan Indonesia, saya tidak menyalahkan itu karena saya juga belajar menggunakan text book dari luar negeri, tapi biar kita jadi lebih connect makanya perlu ada sisi Indonesianya karena di Indonesia banyak yang dijadikan pelajaran," tandasnya.

Baca juga:
Sri Mulyani: Pegawai Kemenkeu Harus Bergerak Bersama Hadapi Pandemi
Sri Mulyani Beberkan Rencana Kerja Kemenkeu di 2022
Respons Sri Mulyani soal 39 Temuan BPK dalam Laporan Keuangan Kemenkeu
Sri Mulyani Minta Anggaran Rp44,01 Triliun di 2022, Ini Kegunaannya
Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Kemenkeu Capai Rp19,9 Triliun Hingga Akhir Agustus

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.