Sri Mulyani Ingin LPDP Kerja Sama dengan JICA, Buat Apa?
Sri Mulyani menjelaskan, JICA sangat mendukung Indonesia terutama di dalam berbagai proyek-proyek yang ada di Indonesia, baik proyek infrastruktur seperti MRT, kemudian proyek dalam penanggulangan banjir dan juga dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati berencana akan mengolaborasikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) atau Badan Kerja Sama Internasional Jepang, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sri Mulyani menjelaskan, JICA sangat mendukung Indonesia terutama di dalam berbagai proyek-proyek yang ada di Indonesia, baik proyek infrastruktur seperti MRT, kemudian proyek dalam penanggulangan banjir dan juga dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
"Disampaikan juga bahwa banyak sekali orang Indonesia sekolah di Jepang dan termasuk mereka-mereka dalam posisi (kerja) di dalam pemerintahan dan ini tentu sangat menentukan juga kualitas dari banyak kelembagaan birokrasi di Indonesia, di mana sekarang banyak alumni dari lulusan Jepang yang telah memiliki posisi dan peranan yang sangat besar," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers IMF-JICA Joint Conference on Recovery from the Pandemic in Developing Asia, di Tokyo, Jepang, Selasa (14/2).
Menuruti Mulyani, ternyata JICA ingin meningkatkan dukungannya terhadap sumber daya manusia Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menyampaikan kepada JICA bahwa Indonesia saat ini sudah memiliki dana abadi di bidang pendidikan. Menkeu berharap, keinginan JICA bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama.
"Saya menjelaskan bahwa Indonesia sekarang sudah memiliki dana abadi di bidang pendidikan, sehingga saya mengencourage agar kerja sama ini bisa dimodifikasi agar semakin banyak kesempatan tidak hanya untuk anak-anak muda Indonesia yang mendapatkan program untuk meneruskan pendidikan, namun saya juga mengatakan mungkin akan juga difokuskan kepada program-program vokasi, training," ujar Menkeu.
Menurut Menkeu, rencana kerja sama tersebut sangat menarik. Karena secara langsung dapat membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia mendapatkan pendidikan pelatihan di negara maju seperti Jepang.
"Akan kita bahas dan follow up bersama, karena ini salah satu proposal yang sangat menarik untuk bisa kita lihat peningkatan pengiriman dari banyak generasi muda Indonesia terutama baik yang vokasional maupun yang mendapatkan pendidikan dan pelatihan kita dukung bersama-sama join antara JICA dengan LPDP," pungkas Menkeu.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)