LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani beberkan alasan pertumbuhan ekonomi RI tak capai target

Perekonomian Indonesia pada tahun 2017 tumbuh sebesar 5,07 persen, angka ini lebih rendah dari target pemerintah sebesar 5,2 persen. Salah satu faktor penyebabnya ialah daya beli masyarakat yang mengalami perlambatan.

2018-02-06 13:35:34
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Perekonomian Indonesia pada tahun 2017 tumbuh sebesar 5,07 persen, angka ini lebih rendah dari target pemerintah sebesar 5,2 persen. Pertumbuhan tersebut didukung oleh komponen konsumsi rumah tangga yang memberi sumbangsih sebesar 4,95 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, konsumsi rumah tangga tahun 2017 masih di bawah target yang ditetapkan. Salah satu faktor penyebabnya ialah daya beli masyarakat yang mengalami perlambatan.

"Tahun 2017 growth nya yoy 4,95 persen. Kalau dibandingkan dengan growth 5 persen, jadi lebih rendah 0,05 persen. Kalau dilihat penyebabnya inflasi 2017, barangkali salah satu yang mempengaruhi faktor pembelian atau daya beli masyarakat," ujarnya di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (6/2).

Advertisement

Sri Mulyani mengatakan, ke depan pemerintah akan berusaha menggenjot kembali daya beli masyarakat melalui percepatan transfer dana kepada keluarga tidak mampu. Di mana, tahun ini jumlah penerima bantuan ditambah hingga 10 juta keluarga.

"Berbagai kegiatan pemerintah yang dapat meningkatkan kemampuan dari masyarakat seperti transfer, terutama untuk keluarga miskin itu harus tepat waktu," jelasnya.

"Di tahun 2018 ini jumlahnya cukup besar meningkat lebih banyak seperti PKH yang dinaikkan sampe 10 juta keluarga itu diharapkan dapat meningkatkan daya beli pada level yang tengah," tambahnya.

Advertisement

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, hal positif yang dapat dicermati pada pertumbuhan ekonomi 2017 adalah peningkatan investasi dan ekspor. Ke depan, hal ini akan terus dijaga agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

"Positif dari 2017 adalah investasi meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sekarang sudah di atas 6 persen. Ekspor juga cukup stabil di atas 8 persen. Kedua kegiatan ini diharapkan memberikan confidence dengan fokusnya trade again dan kabinet untuk memperbaiki iklim investasi," tandasnya.

Baca juga:
4 Fakta di balik pertumbuhan ekonomi 2017 capai 5,07 persen
2017, Menko Darmin sebut sektor perdagangan hingga telekomunikasi membaik
Pertumbuhan ekonomi RI masih didominasi Pulau Jawa dan Sumatera
Konsumsi rumah tangga penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di 2017
BPS catat pertumbuhan ekonomi Indonesia turun 1,7 persen di kuartal IV-2017

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.