LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani Akui Kebijakan Pemerintah Memang Populis

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak masalah apabila kebijakan pemerintah selama ini dianggap populis atau mengutamakan kebijakan yang disukai oleh rakyat. Sebab menurut dia, memang selama ini kebijakan-kebijakan yang dihasilkan Pemerintahan Jokowi-JK berpihak kepada rakyat.

2019-02-28 14:20:13
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak masalah apabila kebijakan pemerintah selama ini dianggap populis atau mengutamakan kebijakan yang disukai oleh rakyat. Sebab menurut dia, memang selama ini kebijakan-kebijakan yang dihasilkan Pemerintahan Jokowi-JK berpihak kepada rakyat.

"Jadi populism juga sebenarnya tidak salah, karena kan pada akhirnya para pemimpin dipilih untuk memenuhi harapan masyarakat," katanya saat menjadi pembicara dalam acara CNBC Ekonomi Outlook 2019, di Jakarta, Kamis (28/2).

Bendahara Negara ini mengatakan, dalam memutuskan suatu kebijakan pemerintah sangat berhati-hati. Meski tidak semuanya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, namun dalam merumuskan kebijakan pemerintah lebih dulu mencari tahu apa yang dibutuhkan sebagian besar masyarakat.

Advertisement

"Cara yang dilakukan bisa bermacam-macam, ada kemudian kalau dilihat di masyarakat. Kebutuhannya adalah bahan makanan pokok makanan yang murah dan segala sesuatu kalau bisa semurah mungkin, kalau bisa gratis itu memunculkan semua ide diberikan dalam harga yang sangat murah atau diberikan subsidi," imbuhnya.

Sri Mulyani mencontohkan, salah satu program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dinilainya cukup populis, yakni terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). "Kalau kita bisa bicara dengan program presiden sekarang bicara soal SDM itu juga populism," katanya.

Kebijakan-kebijakan populis ini yang kemudian dianggapnya akan mendorong masyarakat semakin yakin kepada pemimpin negara. Sebab kebijakannya memenuhi harapan masyarakat, meski belum tentu menyelesaikan persoalan negara.

Advertisement

"Karena dalam pemilu yang memiliki sistem demokrasi adalah kita ingin pemimpin kan dipilih oleh rakyatnya dan kebutuhan rakyat bisa percaya pada pemimpin itu kemudian memunculkan berbagai indikasi untuk bagaimana masyarakat bisa menilai bahwa calon yang akan dipilih itu memang memenuhi harapan," pungkasnya.

Baca juga:
Pemerintah Targetkan Produksi Green Fuel Capai 30 Persen
Bos BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Capai 5,3 Persen
Petani Keluhkan Masih Ada Kesenjangan Dalam Penentuan Harga Kelapa Sawit
Wapres JK: Yang Bisa Memajukan Bangsa Ini Hanya Industri Manufaktur
Presiden Jokowi Resmikan Terminal Penumpang Bandara Wiriadinata Tasikmalaya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.