Sofyan Djalil: Anggaran infrastruktur tak sepadan dengan kebutuhan
Anggaran belum memadai untuk membangun infrastruktur.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menyadari bahwa infrastruktur Indonesia tertinggal dalam skala yang parah dibandingkan dengan kebutuhan saat menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Kemacetan yang terjadi d Brebes atau kini ramai disebut Brexit (Brebes Exit) yang terjadi karena tol Trans Jawa belum sepenuhnya tersambung.
"Pengalaman kemarin kekacauan dan kemacetan total di Brexit itu menjadi alarm atau tanda pengingat bagi kita agar terus melakukan perbaikaninfrastruktur," tuturnya saat menggelarHalal Bihalal di Ruang Serbaguna Bappenas, Jakarta, Selasa (12/7).
Menurutnya,infrastrukturmembutuhkan investasi yang sangat besar. Untuk periode tahun ini, sangatbanyakinfrastrukturyang bakal dibangun tapi anggaran masih belum memadai.
"Anggaran kebijakan sangat terbatas dibanding kebutuhaninfrastruktur, jadi pemerintah harusmengeluarkan anggaran lebih besar. Karena bukan hanyainfrastrukturjalan saja yang dibangun,ada kereta, pelabuhan, bandara dan lain-lain," pungkasnya.
Sebagai informasi, Jalur Brebes Exit menjadi sorotan pada arus mudik Lebaran tahun ini. Sebab, para pemudik harus menembus hingga 18 jam untuk keluar dari jalur tersebut.
Bahkan, media-media internasional pun ikut membahas kemacetan pada jalur Brexit.
Laporan: Linda Juliawanti
Baca juga:
Lima penyebab utama kemacetan di tol Brexit versi MTI
Sejumlah penerbangan delay di Bandara Adi Soemarmo
PMJ sebut korban jiwa kecelakaan saat Idul Fitri melonjak
DPR sebut jurus pemerintah antisipasi mudik cuma teori
H+4 Lebaran, Stasiun Senen masih dipadati pemudik
Arus balik di Terminal Ubung dan Pelabuhan Benoa belum membeludak
Warga Depok lebih banyak mudik pakai kendaraan pribadi ketimbang bus