Soal upah, Apindo nilai pemerintah takut pada buruh
"Ketika massa sudah digerakkan akibatnya tidak ada lagi kalkulasi rasional."
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan upah buruh masih menjadi salah satu pertimbangan investor berusaha di Indonesia.Penaikan upah buruh dianggap wajar selama dilakukan dengan proses benar.
"Ada negosiasi, tapi selama tiga tahun ini terlihat diabaikan," kata Ketua Apindo Anton J. Supit saat diskusi bertajuk "Melepas Tekanan Berat Ekonomi" di Jakarta, Sabtu (19/9).
Menurutnya, pemerintah cenderung berpihak pada buruh. Ini lantaran takut akan massa buruh yang bergerak menuntut penaikan upah buruh.
"Ketika massa sudah digerakkan akibatnya tidak ada lagi kalkulasi rasional," katanya. "Investor baru akan melihat di Indonesia tidak ada kepastian hukum."
Sekedar mengingatkan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyuarakan sejumlah tuntutan saat peringatan Hari Buruh Internasional, Mei lalu. Salah satunya penaikan upah minimum 28 persen hingga 32 persen, tahun depan.
(mdk/yud)