Soal Nasib Impor KRL Bekas Jepang, Ini Kata Dirut KAI
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil review dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait keputusan impor KRL bekas dari Jepang oleh PT Kereta CommuterLine Indonesia (KCI).
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil review dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait keputusan impor KRL bekas dari Jepang oleh PT Kereta CommuterLine Indonesia (KCI).
"Apa yang menjadi catatan rapat di Kemenko Marves menjadi evaluasi review oleh BPKP, sehingga pada saat ini kami PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan PT KAI sedang menunggu hasil review dari BPKP," kata Didiek dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Rencana impor KRL bekas oleh PT KCI, Senin (27/3).
Di hadapan DPR, Didiek menyebut minggu lalu, tim KCI dan tim BPKP telah melakukan kunjungan ke Jepang untuk melihat langsung kondisi KRL yang rencana akan diimpor. Hasil dari kunjungan tersebut, pihaknya akan melaporkan kondisi KRL ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).
Diketahui kondisi KRL-nya masih layak pakai dan bahkan masih digunakan untuk beroperasi. "Ini telah dilakukan peninjauan oleh tim BPKP dan tim KCI pada minggu lalu dan tim BPKP telah bwetemu dengan tim JR East dan melihat sendiri bahwa kereta-kereta yang akan diimpor itu masih beroperasi hingga sekarang," ujarnya.
Diketahui, Kereta Commuter Indonesia (KCI) butuh melakukan impor KRL bekas 10 trainset untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal restu impor. Hanya saja, perlu ada audit yang dilakukan BPKP lebih dulu.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ini Aturan Berbuka Puasa di KRL Solo-Yogyakarta
Heboh Asap Gerbong KRL di Stasiun Bojong Gede, Begini Penjelasan KAI
Bahagia yang Sederhana ala 'Anker' Kala Jakarta Sepi: Di KRL Duduk Sampai Tujuan
Bahagianya Warga Jakarta, Angkutan Umum Sepi & Jalanan Lengang di Hari Pertama Puasa
Dibanding Impor KRL Bekas, Menperin Agus Utamakan Retrofit Kereta Lama
KCI Beli 16 Kereta Baru Buatan INKA Senilai Rp4 Triliun