LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

SKK Migas: Produksi Minyak RI Terus Menurun Sejak 1998

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, sejak tahun 1998 produksi minyak di Indonesia terus mengalami penurunan, sehingga pada tahun 2003 Indonesia menjadi negara pengimpor minyak.

2020-12-02 11:31:40
SKK Migas
Advertisement

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, sejak tahun 1998 produksi minyak di Indonesia terus mengalami penurunan, sehingga pada tahun 2003 Indonesia menjadi negara pengimpor minyak.

"Telah lama kita mendengar stigma bahwa Indonesia adalah negara kaya minyak dan gas. Namun faktanya sejak tahun 2003, Indonesia telah menjadi negara net importir minyak," kata Dwi Soetjipto dalam pembukaan 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas secara virtual, Jakarta, Rabu (2/12).

Tren penurunan produksi minyak pun terus berlanjut hingga saat ini. Telah banyak juga upaya yang dilakukan untuk menahan laju penurunan. Menurutnya, sudah saatnya dilakukan perubahan pola pikir dan kemauan untuk keluar dari zona nyaman. Namun upaya tersebut hanya menjadi bisnis seperti biasanya.

Advertisement

"Harus kita sadari tanpa adanya perubahan mindset dan kemauan untuk keluar dari zona nyaman, upaya-upaya tersebut hanya menjadi business as usual," kata dia.

Untuk itu industri hulu migas akan berusaha mewujudkan target pencapaian produksi 1 juta barel minyak per hari. Lalu 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di 2030, atau total sebesar 3,2 juta barel setara minyak per hari. Bila ini sukses terwujud akan menjadi produksi migas terbesar yang pernah ada.

"Jika target ini tercapai, maka sektor hulu migas akan mencatat rekor produksi migas terbesar sepanjang sejarah Indonesia," imbuhnya.

Advertisement

Dia berharap, dalam konvensi ini diharapkan dapat menjadi platform bagi titik balik perubahan mindset Industri Hulu Migas. Agar yang lebih mengedepankan pola kerja ekstra-normal, cara kerja luar biasa, smart shortcut dan berorientasi hasil.

Sehingga Visi Industri Hulu migas untuk mengoptimalkan potensi hulu migas yang masih sangat besar, yang tersusun dalam Rencana Strategis (Renstra) IOG 4.0 dapat tercapai.

Baca juga:
Bos BI: UMKM Bakal Lebih Kuat dari Perusahaan Minyak
Pertamina Temukan 12 Lokasi Olah Minyak Mentah Ilegal di Kaltim
Vaksin Virus Corona & Rencana OPEC Pangkas Produksi Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
Luhut Ingin Indonesia Bisa Produksi Minyak 1 Juta Barel dalam 5 Tahun
Genjot Produksi Minyak, Luhut Kumpulkan Produsen Migas Kelas Kakap
Produksi Minyak RI Ditargetkan Capai 1 Juta Barel per Hari di 2030

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.