Skema gross spilt bisa tingkatkan produksi migas dalam negeri
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerapkan skema gross split untuk bagi hasil di sektor migas Tanah Air. Skema ini dinilai dapat meningkatkan produksi minyak dalam negeri. Direktur Indonesia Petroleum Association Sammy Hamzah mengatakan penerapan skema ini membuat industri hulu migas semakin cerah.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerapkan skema gross split untuk bagi hasil di sektor migas Tanah Air. Skema ini dinilai dapat meningkatkan produksi minyak dalam negeri.
Direktur Indonesia Petroleum Association Sammy Hamzah mengatakan penerapan skema ini membuat industri hulu migas semakin cerah. Untuk itu, dia yakin dengan adanya penerapan ini bisa membuat produksi minyak dalam negeri meningkat.
"Kalau menurut saya, gross split ini yg paling ideal bagi kontrak yang sedang produksi dan akan habis. Itu memang yang dituju. Jadi apakah akan meningkatkan produksi migas? Terus terang, ini kemungkinan salah satu kebijakan yang secra langsung bisa tingkatkan produksi migas karena ini kebijakan yang lgsg bisa merasakan manfaatnya adalah kontrak-kontrak yang sedang produksi," ujar Sammy dalam diskusi Energi Kita yang digagas merdeka.com, RRI, IJTI, IKN dan JTI di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (29/1).
Menurutnya, skema kontrak bagi hasil ini membuat Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) semakin leluasa. Akan tetapi, beban yang didapat para KKKS menjadi sangat berat apabila memakai skema gross split.
"Tapi kalau bisa beroperasi ecara efisien, untung dia bisa lebih besar. Tinggal mudah-mudahan pemerintah seiring berjalannya waktu, ditawarkan kontrak-kontrak yang habis dan yang akan diperpanjang, splitnya dipertimbangkan jadi kontraktor tertarik dan melakukan produksi yang lebih giat lagi," jelasnya.
Senada dengan Sammy, Kepala Humas Satuan Kerja Khusis Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Taslim Z. Yunus juga mengatakan penerapan skema bagi hasil berbasis Gross Split secara otomatis dapat meningkatkan produksi Minyak dan Gas bumi (Migas) Indonesia.
"Harapannya bisa karena banyak diskresi yang diberikan pemerintah dengan misalnya harga minyak, kumulatif produksi, TKDN dan sebagainya diharapkan bisa mendorong produksi," kata Taslim.
Baca juga:
Skema gross split buat pengembalian investasi lebih panjang
KPPU diminta bongkar semua calo gas di Medan
Pemerintah puji cara OSCT Indonesia atasi tumpahan minyak di laut
ADPM antusias sambut Participating Interest 10% wilayah kerja migas
Ini syarat Menteri Jonan untuk PLN jika ingin impor gas
Harga minyak dunia turun dipicu kekhawatiran kelebihan pasokan
PLN sebut izin impor gas bertujuan agar harga dalam negeri turun