LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Singgung Efisiensi, Menteri Jonan Bandingkan Industri Migas dengan Ponsel

Jonan bercerita bahwa sektor migas merupakan sektor yang paling tertinggal di antara lainnya ketika pertama kali dia dipercaya Presiden menjadi menteri. Jonan membandingkan industri migas dengan telekomunikasi, bahwa sekitar 30 tahun lalu, harga ponsel genggam mencapai seharga mobil.

2019-10-14 19:53:08
Migas
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan masih mempersoalkan efisiensi dalam industri migas (minyak dan gas) yang menjadi kunci keandalan sektor tersebut.

"Hingga saat ini saya tekankan efisiensi adalah kunci dalam migas, karena sektor ini pasat yang menentukan harga," kata Jonan di Jakarta, Senin (14/10).

Jonan bercerita bahwa sektor migas merupakan sektor yang paling tertinggal di antara lainnya ketika pertama kali dia dipercaya Presiden menjadi menteri. Jonan membandingkan industri migas dengan telekomunikasi, bahwa sekitar 30 tahun lalu, harga ponsel genggam mencapai seharga mobil.

Advertisement

Namun, saat ini harga ponsel genggam bahkan tidak mencapai seperlima dari sebuah mobil standard. Industri ponsel tersebut mencapai kemajuan yang luar biasa sehingga mampu mencapai semua target kalangan.

Dia menjelaskan bahwa industri ponsel baru besar masuk ke Indonesia sekitar 13 tahun silam, padahal industri migas sudah tua berada di Indonesia.

Namun, dalam jangka 13 tahun tersebut, jaringan dari telepon seluler bahkan sudah melebihi jangkauan kelistrikan dan BBM untuk berada di pelosok negeri.

Advertisement

Oleh karena itu, dia mengingatkan kembali untuk menekan efisiensi pada bisnis migas agar tercapai kemajuan industri hingga dapat bersaing dengan sektor lainnya.

Reporter Magang: Winda Ayu Lestari

Baca juga:
Pemerintah Pangkas Perizinan Impor Barang Hulu Migas Menjadi 15 Hari
Dwi Soetjipto: Pertamina Seharusnya Tak Buat Unit Usaha Penjualan Migas Keluar Negeri
Indonesia Bisa Raih Kembali Masa Keemasan Produksi Migas
Harga Minyak Dunia Naik Akibat Ledakan Kapal Tanker Iran
Harga Minyak Dunia Kembali Turun Dipicu Ekonomi Global yang Suram
Stok Solar Subsidi Diprediksi Habis November, Apa Solusi Pemerintah?

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.