Sindiran Jokowi dorong pembentukan Badan Promosi Indonesia
Sebanyak 75 persen pengelolaan akan diserahkan ke swasta.
Pemerintah bakal membentuk Badan Promosi Indonesia (BPI) pada 2017. Itu akan mengambil alih kegiatan promosi yang tersebar di 17 kementerian.
"Arahan dari pak presiden mengintegrasikan semua kegiatan promosi. Badan promosi ini fokus untuk trade, tourism, dan investment," kata
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia, Jakarta, Selasa (12/4).
Menurutnya. 75 persen pengelolaan BPI akan diserahkan pada swasta. Sisanya sebanyak 25 persen ditangani birokrat.
"Jadi mudah-mudahan lebih profesional lagi kalau dipimpin praktisi."
Nus mengungkapkan latar belakang pembentukan BPI. Bahwa pihaknya pernah disindir Presiden Jokowi lantaran minimnya promosi produk Indonesia di luar negeri.
"Jadi kami sudah disentil oleh Presiden karena paviliun kami di pameran internasional kecil. Kemudian tersebar) dimana-mana."
(mdk/yud)