Sinar Mas Agribusiness and Food kembali gelar pengobatan gratis di Kutai Timur
CEO Perkebunan Sinarmas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, Suryanto Bun mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk dapat menjangkau masyarakat yang ingin berobat namun terkendala jarak yang jauh menuju lokasi tempat pelayanan kesehatan setempat.
Sinar Mas Agribusiness and Food kembali menggelar bakti sosial (baksos) berupa pengobatan pada 1.000 warga Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kegiatan dilakukan di dua desa yaitu Desa Makmur Jaya, Kecematan Kongbeng dan Desa Long Segar, Kecamatan Telen. Acara pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang dilakukan bersama relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Agribusiness and Food dengan menerjunkan sedikitnya 100 tenaga medis.
CEO Perkebunan Sinarmas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, Suryanto Bun mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk dapat menjangkau masyarakat yang ingin berobat namun terkendala jarak yang jauh menuju lokasi tempat pelayanan kesehatan setempat.
"Kami sampaikan rasa terima kasih Kepala seluruh jajaran muspika dan lebih dari 100 relawan Sinar Mas Agribusiness and Food serta Tzu Chi sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik. Kami berharap dengan adanya kegiatan Baksos ini, para warga dapat hidup dengan lebih sehat dan produktif," ungkapnya di Jakarta, Senin (13/8).
Kegiatan baksos Sinar Mas Agribusiness and Food kali ini mengambil tema 'Bersama Bergandengan Tangan Kita Tebarkan Cinta Kasih Menuju Indonesia Sehat'. Pada tahun ini sebanyak 100 orang turun ke lapangan untuk membantu. Mereka terdiri dari 14 dokter, 8 apoteker dan 24 perawat dan para relawan Tzu Chi.
Camat Kongbeng, H. Furkani menyambut baik kegiatan bakti sosial kesehatan yang diselenggarakan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food. "Kami menyampaikan banyak ucapan terimakasih pada Sinar Mas Agribusiness and Food dan Yayasan Tzu Chi. Karena bisa membantu warga kami yang sampai saat ini masih belum memiliki BPJS Kesehatan," kata H Furkani.
Ketua Yayasan Tzu Chi Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kutai Timur, H Waloya menyampaikan bahwa kegiatan Baksos Tzu Chi beragam. Selain pengobatan umum juga ada program pengobatan katarak. Selanjutnya ada operasi hernia, bibir sumbing. Juga ada pemberian beasiswa untuk anak-anak warga sekitar yang berstatus pelajar SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
"Sampai saat ini penerima beasiswa di wilayah Kutai Timur sudah mencapai 92 penerima. Bantuan kami berikan secara rutin bersama dengan Yayasan Tzu Chi Sinarmas," pungkas Waloya.
Baca juga:
APP Sinar Mas investasi USD 300 juta untuk kebijakan konservasi hutan
Melihat simulasi penanganan kebakaran hutan jelang Asean Games 2018
APP Sinar Mas kucurkan Rp 27 M bangun venue bowling untuk Asian Games 2018
Ini strategi APP Sinar Mas wujudkan Asian Games 2018 bebas asap kebakaran hutan
Sinar Mas terima SK penyerahan klasterisasi sawit swadaya
Program DMPA Sinar Mas kurangi titik panas dan kebakaran lahan di 17 desa Kalimantan