LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Siberia minat impor produk tekstil dan alas kaki Indonesia

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Siberia Tengah, Rafael Shageev, menyampaikan minatnya untuk mengimpor produk tekstil dan alas kaki dari Indonesia. Dalam pertemuannya dengan Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, Rafael mengatakan keinginan impor produk RI karena mutunya baik.

2018-04-17 11:26:42
ekspor impor
Advertisement

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Siberia Tengah, Rafael Shageev, menyampaikan minatnya untuk mengimpor produk tekstil dan alas kaki dari Indonesia. Dalam pertemuannya dengan Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, Rafael mengatakan keinginan impor produk RI karena mutunya baik.

Hal itu disampaikan Rafael Shageev, di tengah-tengah pertemuan Krasnoyarsk Economic Forum (KEF). Demikian disampaikan Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana.

Dubes menyambut baik keinginan tersebut dan berjanji akan menghubungkannya dengan pelaku usaha di Indonesia. Selama ini Indonesia mengekspor produk keramik dan furnitur ke ProVinsi Krasnoyarsk, sementara Indonesia mengimpor produk aluminium dari wilayah tersebut.

Advertisement

"Total perdagangan mencapai sekitar USD 12 juta," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (17/4).

Ketua Kadin Siberia Tengah menawarkan produk gandum mengingat sekitar satu juta ton gandum dari provinsi tersebut setiap tahunnya tidak terserap di pasar lokal dan akan menindaklanjuti hasil pertemuan dan akan mengirim timnya ke KBRI Moskow serta mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta Oktober mendatang.

Sementara itu, dalam pertemuannya dengan Plt. Gubernur Krasnoyarsk, Alexander Uss, Dubes menyampaikan peluang kerja sama antara Provinsi Krasnoyarsk dengan Indonesia.

Advertisement

Pada tahun lalu perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat 25 persen menjadi USD 3,27 miliar di tengah perekonomian dunia yang stagnan. Namun angka ini kecil jika dibandingkan dengan potensi yang ada di kedua negara.

Dubes mengundang Alexander untuk hadir pada Festival Indonesia yang akan diadakan di Krasnaya Presnya Park, Moskow tanggal 2-5 Agustus mendatang.

Selain bidang ekonomi dan perdagangan, Gubernur Alexander menginginkan hubungan sosial budaya yang lebih dekat dan berharap akan banyak mahasiswa Indonesia melanjutkan kuliah di perguruan tinggi di Krasnoyarsk dan suatu ketika ada Pekan Budaya Indonesia di kotanya.

Baca juga:
Neraca perdagangan 2018 mulai surplus di Maret sebesar USD 1,09 miliar
Impor Maret capai USD 14,49 M, peningkatan terbesar golongan mesin & pesawat mekanik
BPS catat ekspor Maret 2018 naik menjadi USD 15,58 M, terbesar dari Jawa Barat
China kurangi belanja, ekspor batubara Indonesia kuartal I 2018 turun 10 persen
Anak usaha LEN ekspor sistem persinyalan kereta ke Bangladesh
Bos BI prediksi neraca perdagangan surplus USD 1,1 miliar di Maret 2018
Luhut soal perang dagang China-AS: Indonesia terlalu besar untuk berpihak

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.