LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Siap Produksi 1 Juta Masker di Maret, RNI Tunggu Bahan Baku dari Prancis

Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan memproduksi 1 juta masker pada Maret 2020 mendatang. RNI sedang melobi Prancis untuk mendapatkan bahan baku tersebut, meskipun belum ada respons. Eko menambahkan alasan Indonesia masih impor bahan baku karena tidak bisa diproduksi dalam negeri.

2020-03-06 15:59:17
Masker
Advertisement

Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan memproduksi 1 juta masker pada Maret 2020 mendatang. RNI sedang melobi Prancis untuk mendapatkan bahan baku tersebut, meskipun belum ada respons.

"Kita cari alternatif, saya lapor Pak Menteri bahan baku dari Eropa. Tapi, Eropa juga belum menjawab sampai sekarang, padahal sudah bilang siap kirim," ujar Direktur Utama RNI, Eko Taufik Wibowo, di Kementerian BUMN, Jumat (6/3).

Eko melanjutkan, kemungkinan besar komitmen kesepakatan belum kunjung diberikan karena banyak negara lain yang mengincar bahan baku dari Prancis. Atau, lanjutnya, Prancis juga ingin melindungi produksi dalam negeri.

Advertisement

Eko menambahkan alasan Indonesia masih impor bahan baku karena tidak bisa diproduksi dalam negeri. "Dia (bahan baku masker impor) bagian lapisan dalam. Kalau kainnya kita lokal bisa, KW pun tidak masalah kalau emergency," imbuh Eko.

Seluruh Produksi Masker Indonesia Sudah Dipesan China

China telah memesan masker buatan Indonesia. Ini merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah China dalam mencegah penyebaran virus corona. Produksi masker Indonesia telah dipesan hingga 3 bulan ke depan. Hal ini dijelaskan oleh Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto.

Advertisement

"Seluruh produksi masker ini sudah di lock sama China," kata Airlangga di Wisma Antara, Jakarta.

Menko Airlangga mengingatkan untuk tetap menyediakan persediaan cukup bagi negara, agar semuanya tak diekspor. Terutama saat virus corona tengah menjadi momok bagi masyarakat di dunia.

Apalagi saat virus mengerikan itu sedang marak, penggunaan masker menjadi meningkat.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.