Sharp: Di luar negeri TV suara besar dimarahi, di sini disenangi
Pihaknya meningkatkan produksi TV LED menjadi 1 juta unit dari yang sebelumnya hanya 540.000 unit per tahun.
PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) baru saja meresmikan pabrik barunya di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat. Pabrik seluas 11.000 m2 itu memproduksi 1 juta unit per tahunnya.
General Manager Product Planning, Herdiana Anita Pisceria mengatakan, orang Indonesia sangat menyukai produk LED TV yang memiliki kualitas suara keras. Sehingga produk TV LED yang diproduksi pihaknya akan memiliki kualitas suara jernih dan keras.
"Orang Indonesia kan suka suara yang besar. Di luar negeri suara besar dimarahin, di sini malah disenangin. Jadi itu yang kita tawarkan," kata Herdiana kepada merdeka.com di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5).
Selain suara keras, pihaknya juga fokus memproduksi TV LED dengan kaki TV yang tinggi. "Kita pernah bikin TV slim yang kaki pendek ternyata pasar nggak suka, sukanya kaki panjang. Menunya juga lebih suka yang bahasa Indonesia," ucapnya.
Untuk itu, lanjut Herdiana, pihaknya meningkatkan produksi TV LED menjadi 1 juta unit dari yang sebelumnya hanya 540.000 unit per tahun.
"Dari 100 persen penjualan TV, 88 persen disumbang oleh TV LED. Kontribusinya ukuran 24 inch 50 persen, 38 persen 32 inch di tahun 2015. Untuk wilayah, pulau Jawa masih mendominasi sales sebesar 65 persen Selebihnya Kalimantan dan Sulawesi dengan NTT," pungkasnya.
Baca juga:
Genjot produksi LED TV, Sharp Indonesia berniat pekerjakan robot
Menperin resmikan pabrik TV LED Sharp di Karawang
Sharp resmikan pabrik LED TV anyar, produksi tembus 1 juta per tahun
Dibeli Foxconn Rp 46,5 T, Sharp pede bisnis di RI semakin kuat
Foxconn beli Sharp, serahkan mahar Rp 80 triliun lebih
Indonesia jadi pasar terbesar Sharp di Asia Tenggara
Maret, pabrik Sharp Karawang mulai produksi TV