LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Setengah Negara Miskin Dunia Terancam Bangkrut Imbas Pandemi dan Perang Rusia-Ukraina

Dunia menghadapi kondisi yang sulit setelah dua tahun melewati pandemi Covid-19. Dalam laporan Global Crisis Respons Group (GCRG), hari ini, 60 persen pekerja memiliki pendapatan riil yang lebih rendah daripada sebelum pandemi.

2022-06-10 12:04:30
Krisis ekonomi
Advertisement

Dunia menghadapi kondisi yang sulit setelah dua tahun melewati pandemi Covid-19. Dalam laporan Global Crisis Respons Group (GCRG), hari ini, 60 persen pekerja memiliki pendapatan riil yang lebih rendah daripada sebelum pandemi.

"Selain itu, 60 persen dari negara-negara termiskin berada dalam kesulitan utang atau tinggi risiko. Negara berkembang kehilangan USD1,2 triliun per tahun untuk mengisi kesenjangan perlindungan sosial," demikian dikutip laporan tersebut, Jakarta, Jumat (10/6).

Laporan tersebut melanjutkan, dibutuhkan USD4,3 triliun per tahun atau lebih banyak uang dari sebelumnya untuk memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kemampuan negara dan orang untuk menangani kesulitan keuangan semakin menipis.

Advertisement

Pandemi kemudian diikuti dengan perang Rusia-Ukraina yang membuat prospek pertumbuhan rata-rata global telah direvisi ke bawah. Beberapa negara menyatakan keseimbangan fiskal telah memburuk, dan rata-rata rumah tangga telah kehilangan 1,5 persen secara nyata pendapatan karena kenaikan harga jagung dan gandum.

Semakin Banyak Kelaparan

Di seluruh dunia, lebih banyak orang telah menghadapi kondisi seperti kelaparan. Menurut catatan, semakin banyak orang menghadapi keadaan darurat kelaparan yang parah.

Advertisement

"Ini yang tersisa dampak pandemi, ditambah dengan perang di Ukraina dan dampak perubahan iklim, adalah kemungkinan untuk lebih meningkatkan lagi jajaran miskin," tulis GCRG dalam laporannya.

Kemiskinan berpotensi meningkat seiring dengan meningkatnya kerentanan kemampuan, terutama bagi perempuan dan anak perempuan. Negara dengan kapasitas terbatas adalah negara yang paling terpengaruh atas krisis biaya hidup yang menghantui.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.