Setelah Vietnam, Semen Indonesia akan ekspansi ke Myanmar
Rencana ini akan direalisasikan pada kuartal II tahun depan.
PT Semen Gresik yang baru saja berganti nama menjadi PT Semen Indonesia berambisi terus mengembangkan sayapnya. Setelah mengakuisisi perusahaan Semen di Vietnam, Semen Indonesia makin gencar berekspansi dengan mengincar pabrik semen di Myanmar.
Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto menyatakan keseriusannya ekspansi. Rencana ini akan direalisasikan pada kuartal II tahun depan. Saat ini pihaknya masih fokus pada ekspansi di Vietnam.
"Kita tahu memang sesuai kapasitas kira-kira ruang Semen Indonesia investasi di sana kapasitasnya 1 juta ton per tahun," ungkap Dwi dalam konfrensi pers di Jakarta, Kamis (20/12).
Dia mengaku, saat ini telah menemui beberapa calon partner lokal dan terus melakukan penjajakan. Namun ekspansi ke Myanmar baru bisa dilakukan setelah pabrik semen di Vietnam terintegrasi dengan Semen Indonesia.
"Kita di Vietnam menurunkan tim integrasi melakukan assesment mengenai legal, IT dan sehingga sistem pelaporan keuangan masuk dalam standar semen gresik grup nantinya," tambahnya.
Ekspansinya ke Myanmar diakui tidak akan sebesar ekspansi di Vietnam. "Kalau hitung-hitungan dalam porsi tidak terlalu besar karena beban cash out kita," jelasnya.