LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Setelah 12 Tahun, Pendapatan Negara di 2021 Bisa Tembus Target

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pendapatan negara pada tahun 2021 mencapai Rp 2.011,3 triliun. Jumlah tersebut telah melampaui target dalam APBN 2021 yakni 115,35 persen atau mengalami pertumbuhan sebesar 22,6 persen dibandingkan realisasi pada tahun 2020.

2022-06-30 12:25:55
APBN
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pendapatan negara pada tahun 2021 mencapai Rp 2.011,3 triliun. Jumlah tersebut telah melampaui target dalam APBN 2021 yakni 115,35 persen atau mengalami pertumbuhan sebesar 22,6 persen dibandingkan realisasi pada tahun 2020.

Dia menyebut pendapatan negara di atas 100 persen tahun 2021 menjadi pencapaian baru. Sebab selama 12 tahun, pendapatan negara tidak mencapai target yang ditetapkan APBN.

"Ini pencapaian di atas 100 persen pertama kali sejak 12 tahun terakhir," kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-26 di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (30/6).

Advertisement

Dia menjelaskan capaian pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp 157,8 triliun atau 107,15 persen dari target yang ditetapkan. Sri Mulyani mengatakan dengan pencapaian ini menunjukkan pendapatan negara sudah melebihi kinerja di tahun 2019, sebelum terjadinya pandemi.

"Artinya di 2021 lalu penerimaan negara telah kembali pada level pra pandemi di tahun 2019 yaitu Rp 1.546 triliun," katanya.

Sementara itu, realisasi belanja pemerintah pada tahun 2021 sebesar Rp 2.786,4 triliun atau 101,32 persen dari rencana dalam APBN. Belanja tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 2.000,7 triliun dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 785,7 triliun.

Advertisement

Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja tersebut defisit anggaran 2021 sebesar Rp 775,06 triliun. Bendahara negara ini mengatakan realisasi defisit ini jauh lebih kecil dari yang dianggarkan tahun 2021.

"(Realisasi) tahun 2021 defisit 4,57 persen dari PDB. Ini jauh lebih rendah dari targetnya 5,7 persen dari PDB," kata dia mengakhiri.

Baca juga:
Anggaran Negara untuk Bayar Gaji ke-13 PNS Mencapai Rp35,5 Triliun
Banggar Sepakati Defisit APBN di 2023 Hanya 2,85 Persen dari PDB
Sri Mulyani Bakal Cairkan Dana Abadi Pendidikan Rp7 Triliun untuk Perguruan Tinggi
Sri Mulyani Kesal Ada yang Datang Minta Tambahan Anggaran tapi Tujuannya Tak Jelas
Cara Sri Mulyani Kelola Dana Pendidikan yang Kerap Naik Turun
Sri Mulyani Prediksi Belanja Negara Tahun Ini Bengkak Hingga Rp3.000 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.