LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Setahun Jokowi-JK, capaian target masih jauh dari harapan

Salah satu contohnya adalah pemanfaatan dana desa yang belum maksimal.

2015-10-21 11:53:46
Satu tahun Jokowi-JK
Advertisement

Satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diwarnai berbagai penilaian atas kinerja Kabinet Kerja. Penilaian ini membuat popularitas pemerintah naik-turun. Akibat tekanan yang muncul, pengambil kebijakan cenderung melahirkan keputusan yang responsif dan reaksional demi menjaga popularitas, tanpa basis yang kuat.

Sekretaris Eksekutif Policy Research Network (PRN), Muhammad Ikhsan menilai hal ini ironis, mengingat kebijakan publik selayaknya bersifat fundamental dan memprioritaskan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.

"Terkait dengan kinerja pemerintahan Jokowi dalam setahun terakhir, PRN berpendapat bahwa target dan metode pembangunan yang digunakan oleh pemerintah sebenarnya sudah jelas tertuang dalam RPJMN III, Nawacita, dan Trisakti. Namun, target capaian masih jauh dari harapan," tuturnya di Energy Tower, SCBD, Jakarta, Rabu (21/10).

Advertisement

Salah satu contohnya menurut Ikhsan adalah visi membangun dari pinggir yang tertuang di dalam Nawacita, belum terlaksana maksimal meski ditunjang berbagai perangkat, salah satunya UU no.6 tahun 2014 mengenai desa.

"Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Djafar, mengatakan bahwa dana desa sudah dicairkan sebanyak 80 persen menjelang akhir 2015. Meski sudah menerima dana, pemerintah desa belum memanfaatkannya secara maksimal karena masih minim perencanaan pada tingkat pelaksanaan dan pertarungan politik pada elit," jelasnya.

Di sisi lain, target optimis pertumbuhan ekonomi dalam RPJMN III, yaitu sekitar 6-7 persen, masih sangat berat dicapai. Mengacu pada kondisi perekonomian nasional saat ini.

Advertisement

"Pertumbuhan di atas 5 persen saja masih sulit untuk direalisasikan. Meski faktor eksternal berkontribusi besar terhadap kondisi ini. Pemerintah dianggap belum memiliki langkah taktis untuk antisipasi kondisi ini. Padahal, terdapat banyak bukti dan data yang memperlihatkan tren perlambatan ekonomi dunia untuk beberapa bulan kemudian," tuturnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.