Sering dibuat mainan, BI dorong koin kembali jadi alat transaksi
Dalam satu dekade, BI gelontorkan koin sebanyak Rp 6 triliun, namun kembali hanya Rp 900 miliar.
Hari ini Bank Indonesia mulai menggelar gerakan peduli koin. Ini untuk menghidupkan kembali fungsi uang receh tersebut sebagai alat transaksi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan gerakan yang bakal berlangsung hingga 26 Juni tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penggunaan uang koin. Kemudian, memfasilitasi masyarakat yang ingin menukarkan uang koin.
Menurut Ronald, pihaknya telah mengeluarkan uang koin sekitar Rp 6 Triliun dalam satu dekade terakhir. Namun, koin yang kembali ke Bank Indonesia hanya sekitar Rp 900 miliar atau 16 persen
"Tren semakin menurun," katanya di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu(25/6).
"Koin kadang digunakan untuk main anak-anak, untuk mahar dan lain-lain. Oleh karena itu, BI mengajak masyarakat untuk peduli terhadap uang koin rupiah sebagai alat transaksi pembayaran."
Gerakan yang didukung 13 bank nasional ini sudah dilaksanakan di berbagai daerah di Tanah Air. Di antaranya, Batam, Bali, Solo dan Tasikmalaya.
Baca juga:
Jasa penukaran uang di pinggir jalan haram!
Cara mudah kenali uang palsu, celupkan saja ke air
Bawa Rp 100 juta keluar atau masuk Indonesia bisa kena denda 10%
5 Alat pembayaran teraneh di dunia, dari keju hingga air kencing